KASI PTK DASAR BANTAH TERIMA UPETI TUNJANGAN PROPESI

Iklan Semua Halaman

.

KASI PTK DASAR BANTAH TERIMA UPETI TUNJANGAN PROPESI

Sku Metropolitan
Kamis, 12 Oktober 2017

Subang, Metro
Dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Permendikbud ) Nomor : 12 Tahun 2017 Tentang Petunjuk Teknis ( Juknis ) penyaluran tunjangan propesi, tunjangan khusus dan tambahan penghasilan guru pegawai negeri sipil daerah (PNSD).

Namun khususnya dalam hal tunjangan propesi (sertifikasi ) bagi guru - guru yang ada di Kabupaten Subang jadi bahan perbincangan, pasalnya setiap kali para guru menerima tunjangan tersebut di haruskan memberikan sejumlah uang.

Sementara hasil investigasi dan informasi  Metropolitan di lapangan dari beberapa UPTD Pendidikan dan Kebudayaan yang ada di wilayah Subang Selatan  dan Keçamatan Subang bahwa hal tersebut  benar terjadi.

Seperti yang di ungkapkan guru dan agar namanya di rahasiakan mengatakan dilingkup UPTD Pendidikan dan Kebudayan Subang Selatan dan Kecamatan Subang mengatakan setiap kali akan pencairan tunjangan propesi (sertifikasi) diharuskan memberikan uang mencapai Rp. 150 ribu / guru. Pungutan tersebut dilakukan melalui Kepala Sekolah dengan alasan akan di berikan kepada K3S dan orang - orang yang berkompeten di Kantor UPTD serta pejabat yang ada di Disdikbud Kabupaten, ungkapnya.

Asep Jamaludin, S,Sos.MMpd Kasi PTK Dasar saat  di konfirmasi seputar hal tersebut mengatakan secara pribadi tidak pernah menerima uang tunjangan propesi (serifikasi) dari guru – guru.

Asep Jamaludin, S,Sos.MMpd menambahkan  memang benar ada yang datang dari staf UPTD Pendidikan dan Kebudayaan yang ada di Kecamatan  untuk memberikan uang tersebut namun saya menolaknya dan disarankan agar uang tersebut di bawa kembali. “Tetapi tidak tertutup kemungkinan ada staf saya yang bermain serta saya meminta agar permasalahan ini diberitakan saja supaya ketahuan siapa yang sebenarnya bermain dalam hal tersebut”, ungkap Asep Jamal.

Salah satu stap UPTD Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Subang  berinisial RK  yang disebut-sebut menerima upeti tunjangan propesi (sertifikasi) saat di konfirmasi, Rabu (11/10) mengatakan apa yang di tuduhkan pada saya semuanya tidak benar, karena keterlibatan saya hanya membantu perekapan data serta membantu membawakan berkas ke Disdikbud Kabupaten, katanya.

Nining Mulyati K3S saat akan di mintai tanggapannya melalui telepon selulernya tidak memberikan jawaban.

Sementara Kepala UPTD Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Subang saat akan di konfirmasi tidak ada di tempat, informasi dari stafnya sedang sakit. (Sunardi/Mulyadi/Abh Ajat)