KUA Bekasi Utara Memberikan Bimbingan Kepada 30 Pasutri Kota Bekasi

Iklan Semua Halaman

.

KUA Bekasi Utara Memberikan Bimbingan Kepada 30 Pasutri Kota Bekasi

Sku Metropolitan
Senin, 16 Oktober 2017
Bekasi, Metro
Kehadiran ke 30 pasangan suami istri atau dengan di singkat pasutri di aula kua bekasi utara dengan waktu selama 2 hari rabu dan kamis, 12 - 13 Oktober 2017. Pagi hingga selesai. hadir pakar agama mulai dari ustad kamil shopian. Sebagai pembicara dan juga camat bekasi utara serta pembicara ustad lain nya.

Atas bimbingan pranikah bagi calon pengantin tahun 2017. H. Adum kepala Kantor Urusan Agama (KUA) memberikan rilis kapada wartawan metro di ruang kerja nya. Menurut undang - undang pernikahan No. 1 tahun 2074, perkawinan ialah ikatan lahir batin antara seorang laki - laki dengan seorang perempuan bertujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasar kan ketuhanan yang maha esa.

Keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang anggota terdiri dari seorang laki - laki yang berstatus sebagai suami dan seorang perempuan yang berstatuskan sebagai istri serta ada nya anak - anak sebagai pelengkap. Islam telah memerintahkan untuk menegakan kehidupan rumah tangga dengan kasih sayang, kecintaan dan ketentraman, hal ini di maksud untuk mengembangkan keturunan melahirkan generasi yang diberkahi Allah Subhana Wathallah.

Maka dari itu sebelum memasuki jenjang pernikahan seseorang baik laki - laki maupun perempuan harus terlebih dahulu mempersiapkan diri, sehingga memahami apa yang menjadi hak dan kewajiban sebagai suami istri sudah diatur dalam undang undang perkawinan nomor1 tahun 1974 pasal 31 ayat 1 yang berbunyi "Bahwa hak dan kewajiban istri adalah seimbang dengan suami dalam kehidupan rumah tangga dan kehidupan rumah tangga dan pergaulan hidup bersama dalam bermasyarakat" jadi dalam berkeluarga mampu bertanggung jawab bersama dalam menyelesaikan urusan rumah tangga.

Adapun tujuan perkawinan adalah untuk menciptakan sakinah (ketentraman hidup), mawaddah (rasa cinta), dan rahmah (rasa kasih sayang dan mempererat silaturrohim) hal ini sesuai firman allah surat ar-rum ayat 21. yang arti nya. Dan tanda tanda kekuasaan-nya ialah dia menciptakan istri - istri dari jenis mu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepads nya, di jadikan antara mu kasih sayang, sesungguh pada demikian benar benar terdapat tanda tanda bagi kaum yang berfikir.

Dengan tujuan diadakan ini untuk meningkatkan pemahaman bagi calon pengantin tentang konsep keluarga sakinah menurut hukum islam dan undang undang. Memahami kebijakan pemerintah yang berhubungan dengan kerumahtanggaan, pemahaman tentang keluarga yang sehat meminimalisir perselisihan dalam berumah tangga dan angga perceraian terujudnya keluarga yang relegius, sehat, bahagia dan harmonis sesuai dengan tujuan perkawinan menurut hukum islam dan undang - undang perkawinan nomor 1 tahun 1974. (Fathir)