PENDERITA HIV/AIDS KABUPATEN BEKASI SEBANYAK 949 JIWA

Iklan Semua Halaman

.

PENDERITA HIV/AIDS KABUPATEN BEKASI SEBANYAK 949 JIWA

Sku Metropolitan
Jumat, 27 Oktober 2017
Bekasi, Metro
Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat pada Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Iyan Priyatna menyatakan penderita HIV/AIDS terus mengalami peningkatan dan pada Tahun 2017 sebanyak 949 jiwa. "Ini dialami mulai anak-anak bawah lima tahun, ibu rumah tangga dan orang dewasa," katanya di Kabupaten Bekasi.

Menurutnya pada data 2017 mencatat sebanyak 766 penderita HIV dan 183 orang AIDS. Kemudian dari jumlah tersebut, terdapat 390 orang yang mengkonsumsi obat anti retroviral (ARV) di Poli Pelangi RSUD.

Hal ini dapat disimpulkan bahwa penderita HIV/AIDS pada daerah setempat masuk kedalam kategori tinggi dengan kecenderungan semakin mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Namun dalam penyerapan tersebut paling rawan terhadap bahaya HIV/AIDS adalah kelompok usia 15 hingga 49 tahun atau golongan produktif.

Ia menambahkan kelompok usia tersebut sangat perlu adanya pembekalan dengan pengetahuan dan layanan. Sehingga guna melindungi diri maupun keluarga serta orang lain terhadap resiko penularan HIV/AIDS dapat dengan melakukan pemeriksaan yang bersifat berkala di rumah sakit milik daerah ataupun swasta.

Namun dalam hal ini adalah salah satu tanggungjawab bersama dan meminta masyarakat lainnya tidak menyingkirkan penderita HIV/AIDS. Pasalnya, dalam hal tersebut penderita penyakit itu juga tidak menginginkan. Dalam penyembuhannya memang kemungkinan kecil. Tetapi dengan dukungan maupun dorongan dari masyarakat tentunya hal tersebut dapat teratasi dengan baik.

Lanjut Iyan menjelaskan permasalahn HIV/AIDS adalah tangung jawab bersama sehingga dibutuhkan kerja sama dari semua pihak, pemerintah dan elemen masyarakat. "Namun ujung tombak dari pencegahan penularan dan penanganan bahaya HIV/AIDS adalah KPAD Kabupaten Bekasi," katanya. (Ely)