Suharso: Tak Ada Persoalan Serius Dalam Proyek Meikarta

Iklan Semua Halaman

.

Suharso: Tak Ada Persoalan Serius Dalam Proyek Meikarta

Sku Metropolitan
Senin, 16 Oktober 2017
Toto Bartholomeus (kanan)  Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Tbk sedang menjelaskan  Kota Meikarta kepada Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, (Watimpres), mantan Menpera, Suharso Manoarfa (tengah) didampingi oleh Theo Sambuaga (kiri) Presiden Lippo Group, saat berkunjung ke Meikarta, hari ini kamis 12 Oktober
Bekasi, Metro
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), mantan Menpera, Suharso Monoarfa menilai tak ada persoalan serius dalam pembangunan proyek Kota Baru Meikarta.

Menurut dia, proyek yang diinisiasi perusahaan properti Lippo Grup itu sudah seharusnya mendapat dukungan dari semua pihak.

"Saya kira hampir seluruh kota di dunia dibangun oleh inisiatif properti," kata Suharso kepada wartawan di Maxxbox Orange County, Jalan OC Boulevard Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis. (12/10).

Meikarta, kata Suharso, dibagun bukan tanpa alasan. Keberpihakan pada lingkungan dan masyarakat setempat adalah cita-cita yang terus digapai.

"Pada akhirnya, pembangunan ini dapat meningkatkan pendapatan daerah, sekaligus meringankan beban pemerintah. Jadi itu ya kalau dilihat dari sisi lingkungan. Belum lagi penduduk sekitar akan mendapat  lapangan pekerjaan," katanya.

Menurut Suharso, langkah Lippo patut menjadi contoh bagi pengusaha properti di seluruh wilayah Indonesia. Ia berharap, hal serupa, juga diikuti oleh perusahaan lain.
Hanya saja, Suharsono melihat masih banyak birokrasi yang mempersulit upaya pengusaha properti dalam membangun hunian dan pusat bisnis.

"Dalam pertemuan saya dengan pengusaha di berbagai tempat, keinginan mereka hanya satu, yakni jangan diganggu-gannggu oleh aturan yang tidak masuk akal. Saya harap ucapan saya dipahami oleh pengambil keputusan," katanya. (DPT)