KEMENAG SUBANG GELAR BIMBINGAN PERKAWINAN

Iklan Semua Halaman

.

KEMENAG SUBANG GELAR BIMBINGAN PERKAWINAN

Sku Metropolitan
Selasa, 14 November 2017

SUBANG METRO
Bimbingan perkawinan bagi calon pengantin angkatan ke 32 Kementrian Agama Kabupaten Subang 2017 di gelar di Mesjid Almujahidin Kecamatan Cibogo Kabupaten Subang Jawa Barat. Kegiatan tersebut  adalah merupakan salah satu bimbingan bagi para calon pengantin yang akan melaksanakan perkawinan. Perkawinan adalah proses yang dinamis dan berlangsung secara terus menerus  oleh karena itu hubungan dalam perkawinan juga senantiasa mengalami perubahan. Yakni pribadi pasangan suami dan istri juga akan berubah dan berkembang inilah sebabnya mengapa sangat penting untuk selalu bersandar kepada prinsif dan pilar pekawinan yang kokoh dalam islam selama menjalani kehidupan. Hal ini di ungkapkan oleh Bimas Islam Dedie Heryadi S.Sos. memaparkan "dalam kegiatan bimbingan perkawinan bagi calon pengantin angkatan ke 32 ini' di laksanakan  di kecamatan Cibogo dan Kecamatan Patokbesi. Selanjutnya akan di laksanakan di Kecamatan Subang.

Sementara kegiatan tersebut di gelar di 12 kecamatan yakni kecamatan Subang, Cibogo, Patokbesi, Pamanukan, Cisalak, Cikaum, Tambak  Dahan, Purwadadi, Pagaden Barat, Ciasem, Cipunagara dan kecamatan Dawuan. Sementara kegiatan tersebut di ikuti 30 pasang calon pengantin 60 peserta catin dan ibu mejlis ta'lim. Kegiatan tersebut melibatkan dinas instansi terkait yang tergabung di dalamnya. Pihaknya berharap dengan di adakannya kegiatan bimbingan perkawinan tersebut agar mencegah angka penceraian KDRT' untuk menuju keluarga sakinah ungkapnya kepada Metro.

Kepala KUA Kecamatan Cibogo Suryana S.Hi. di sela sela kesibukannya mengatakan" pihak nya menyambut baik dalam kegiatan tersebut' bahwa bimbingan perkawinan itu sangat penting bagi kehidupan dimasyarakat khususnya di lingkup kecamatan Cibogo' umumnya di Kabupaten Subang.  Karena keluarga adalah pondasi kehidupan berbangsa dan bernegara serta tujuannya  adalah untuk mencegah penceraian dan untuk membangun keluarga yang sakinah. Sementara kegiatan tersebut di ikuti 30 pasang calon pengantin dan 60 peserta catin serta semua warga masyarakat menyambut hangat dalam kegiatan tersebut. Di harapkan kedepan dengan adanya kegiatan bimbingan calon pengantin (catin) yang sudah di bekali ilmu agar bisa diterapkan ketika berumah tangga. Sementra kegiatan tersebut melibatkan Dinas instansi terkait dan semua pihak yang tergabung di dalamnya pungkasnya. (Abh jts/gandy).