Kepala Desa Sumber Mulya Tidak Ikut Dilantik?

Iklan Semua Halaman

.

Kepala Desa Sumber Mulya Tidak Ikut Dilantik?

Sku Metropolitan
Sabtu, 04 November 2017
Kapuas, Metro
Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa serentak pada tanggal 18 September 2017, telah meninggalkan permasalahan tersendiri bagi Kades Sumber Mulya terpilih, Apipudin. Yang bersangkutan  mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa yang diatur dalam PERDA No. 1 Tahun 2015 tentang Tata Cara Pemilihan dan Pemberhentian Kepala Desa, serta sesuai PERBUP No. 17 Tahun 2017 tentang Peraturan Pelaksanaan PERDA No. 1 Tahun 2015 tersebut. Berdasarkan ketentuan yang dilaksanakan oleh Panitia Pemilihan Kepala Desa Sumber Mulya Kecamatan Kapuas Murung pada pelaksanaan Pilkades tersebut dengan total DPT (Daftar Pemilih Tetap) sebanyak 200 orang pemilih.

Dengan hasil pemilihan tersebut masing-masing kandidat memperoleh suara 1. Apipudin 64 suara, 2. Amarullah 57 suara, 3. Mujono memperoleh 35 suara dengan disertai 4 suara yang rusak / tidak sah dan 40 suara tidak terpakai. Dengan perolehan suara terbanyak otomatis Apipudin keluar sebagai pemenang.

Sesuai dengan pemberitaan terdahulu, yang dimuat Metropolitan edisi 180 / minggu pertama Oktober 2017, telah diberitakan bahwa pelantikan Kades terpilih akan dilaksanakan menyesuaikan dengan jadwal kegiatan Bupati Kapuas, dan minimal 30 hari setelah pelaksanaan pemilihan, demikian kata Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kapuas, Carolina, S.Sos ketika saat itu dikonfirmasi via seluler.

Namun pada tanggal 20 Oktober 2017, sebagaimana rangkaian tahapan pelantikan terhadap Kades terpilih, ternyata Apipudin, Kades terpilih Desa Sumber Mulya Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas ini, tidak diundang sebagaimana kades-kades terpilih lainnya.

Dikonfirmasi via seluler kepada Kabid Pemdes / Kel Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kapuas, Kartidipora, mengatakan, Apipudin tidak diundang dalam pelantikan karena adanya gugatan 2 kandidat lainnya. Amarullah dan Mujiono yang menggugat menggunakan pengacara terhadap Panitia Pemilihan Kepala Desa, sehingga Apipudin  tidak diundang karena menunggu proses gugatan tersebut, jelasnya.

Informasi yang berhasil dihimpun Metropolitan bahwa Apipudin dipermasalahkan karena pada saat mendaftarkan diri menggunakan surat keterangan hasil ujian paket B. Surat Keterangan tersebut dikeluarkan oleh PKBM / Paket Kegiatan Belajar Masyarakat BERDIKARI, Kecamatan Pulau Petak, yang beralamat Jl. Pemuda Km. 15 Desa Mawar Mekar KP 73592 dengan Nomor : 420/59/PKBM-BR/07/2017. Surat keterangan tersebut telah ditandatangani oleh Ketua PKBM Berdikari, HADINUR ALAMUDIN, S.Ag dan sebagai mengetahui yang ditanda tangani oleh GODMAN / NIP. 19640208 198309 1 001 Jabatan Kasi Sarana dan Prasarana PAUD dan DIKMAS Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas.

“Seyogyanya kalau sudah ditetapkan sebagai kades terpilih tidak ada alasan untuk tidak dilantik, namun kenapa sampai ini saya belum dilantik”. “ Pihak panitia juga tidak membuat berita acara”, tutur Apipudin kepada Metropolitan.


Apipudin  juga menambahkan bahwa dirinya (Apipudin-red) sudah menemui pihak pengadilan Negeri Kapuas untuk konfirmasi terkait informasi Panitia yang digugat oleh dua rivalnya. Namun informasi yang didapat Apipudin bahwa  pengadilan Negeri Kapuas tidak tidak akan memanggil dirinya. (Ahza-Biro Kapuas)