Kepala Puskesmas Selingkuh?

Iklan Semua Halaman

.

Kepala Puskesmas Selingkuh?

Sku Metropolitan
Sabtu, 04 November 2017

Bekasi, Metro
Dugaan perselingkuahan Kepala Puskesmas Muaragembong dengan NN, salah seorang istri warga menjadi bahan perbincangan masyaraakat sekitar. Akibat tidak kuat dengan cemohan warga, dan merasa  dilecehkan  Kepala Puskesmas, dugaan perselingkuhan tersebut akan segera dilaporkaan ke pihak berwajib dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi. Hal itu dikatakan Eman Sumai NN kepada wartawan baru- baaru ini.

Eman menjelaskan, keluarga saya sudah dilecehkan Kepala  Puskesmas H. Nrn, NN masih resmi istri saya tetapi Kepala Pukesmas berani bermain serong, padahal dia juga punya istri. Kelakuan Kepala Puskesmas tersebut sudah sengat menghina keluarga kami, katanya.

Eman menambahkan, permasalahan selingkuhan diketahui dari percakapan melalui pesan singkat yang tertuang didalam telepon genggam istrisaya. Dalam percakapan tersebut saya menduga Kepala Puskemas dengan istri saya sudah melakukan hubungan istimewa. Kalung yang saya belikan buaat istri, sudah dipakai Kepala Puskesmas, hal ini meninjukkan hubungan Kepala Puskemas dengan istri saya sudah bagikan suami istri, jelasnya.

Sementara itu Kepala Puskesmas, Nrsn ketika dikonfirmasi tentang hubungan nya dengan NN istri Eman,  mengatakan, mengakui dan sudah menempuh jalan musyawarah dengan pihak korban dan menganggap permasalahan tersebut sudah selesai di kedua belah pihak. " Kalau masalah itu, saya sudah bermusyawarah dengan pak Eman (suami korban-red), di Karawang. Saya  sudah tidak ada masalah dengan NN dan pak Eman". Jelas H. Nrsn ketika ditemui oleh beberapa media di kantornya ,Kamis (12/10/2017).


Lain halnya yang dikatakan Eman (suami korban-red), dirinya mengakui bahwa pertemuan waktu lalu yang di daerah Karawang hanya klarifikasi terkait kalung emas yang dipakai oleh Kepala Puskesmas bukan musyawarah soal perselingkuhan.


"Pertemuan yang di Karawang itu, saya ngurusin kalung emas bini (istri_red) saya yang di pakai Kepala Puskesmas. Kalung tersebut dibeli dengan uang saya, saya mah ngurusin uang saya, kalau masalah musyawarah belum,  kalau ada musyawarah mana surat pernyataannya?

"Kalau masalah pernyataan ataupun musyawarah soal itu belum selesai bang. Orangnya juga kabur belum pulang-pulang ke rumahnya". pungkasnya Kepada Metropolitan,  Jumat (20/10/2017).

Menurut pantauan Matropolitan, Kepala Puskesmas Muara gembong (H.Nrsn), jarang masuk kator. Diduga Kepala Puskesmas malu dengan perilakunya masuk kantor, padahal sebagai pemimpin harus melayani masyarakat. Dirumahnya jarang ada,  diduga Kepala Puskesmas tersebut malu kepada, Eman dan warga setempat, karena menurut informasi kediaman nya  H. Nrsn, tidak jauh dari kediaman Eman suami NN.  (Tim)