KOREM 051/WKT GELAR LATIHAN PENANGGULANGAN BENCANA

Iklan Semua Halaman

.

KOREM 051/WKT GELAR LATIHAN PENANGGULANGAN BENCANA

Sku Metropolitan
Kamis, 16 November 2017

Bekasi, Metro
Korem 051/Wkt gelar latihan penanggulangan bencana (Gulben) TA. 2017, yang diikuti 190 personel, 11 peserta dari BPBD Kab Bekasi, dan 9 orang dari security PDAM Kab Bekasi, yang bertempat di lapangan Delta Mas Cikarang Pusat Kab Bekasi. Rabu (15/11).

Kasrem 051/Wkt Letkol Inf M.Asmi yang mewakili Danrem 051/Wkt Kolonel Inf Bobby Rinal Makmun, membuka latihan penganggulangan bencana, dalam sambutannya menyampaikan latar belakang dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesiap siagaan satuan Korem 051/Wkt beserta unsur terkait lainnya dalam upaya menghadapi bencana alam. Hal ini semakin kita rasakan urgensinya ketika wilayah DKI Jakarta, Bekasi dan Depok diterpa bencana alam khususnya banjir.

Masih menurut Kasrem, dimana maksud dan tujuan diselenggarakan latihan penanggulangan bencana (Gulben) ini adalah untuk melatih kesiapsiagaan personil satuan jajaran korem 051/Wkt secara terpadu beserta instansi terkait. Latihan yang di gelar ini diharapkan tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan perorangan tetapi juga satuan, dilain itu melatih kemampuan dalam berkoordinasi jika menghadapi bencana sehingga dapat melaksanakan tugas pokoknya secara optimal.
Disamping itu sasaran yang hendak dicapai dalam kegiatan ini, yang pertama, agar seluruh peserta latihan memahami dan mampu melaksanakan prosedur hubungan kerja Komandan dan Staf dalam merencanakan kegiatan Gulben.

Kedua, agar para Danramil dan Babinsa sebagai ujung tombak Satkowil (Satuan Komando Kewilayahan) dilapangan dapat  memahami dan mampu menyiapkan posko Gulben diwilayahnya serta melaksanakan perawatan dan pelayanan terhadap para korban bencana serta mampu melaksanakan teknik evakuasi korban dengan menggunakan sarana tang tersedia baik perahu karet dan tali, Ketiga, meningkatkan kemampuan dalam mekanisme proses Gulben agar terujinya kemampuan satuan yang dilibatkan dalam melaksanakan kesiapsiagaan oprasional dalam Gulben serta  terwujudnya kemampuan teknik dan kerjasama dalam mengaplikasi protap sehingga kegiatan dapat berjalan secara terpadu, keempat, terciptanya hubungan kerja sama yang baik antar unsur unsur pelaksana dalam proses penyelenggaraan Gulben.  Kelima, terciptanya kemampuan para aparat satkowil khususnya Danramil dalam proses pengambilan keputusan dihadapkan dengan dinamika yang terjadi dilapangan, Keenam, terwujudnya kemampuan satuan Gulben dalam rangka merespon bencana yang terjadi diwilayah. ” pungkas Kasrem mengakhiri sambutannya. (Penrem 051/Wkt)