Ritual Bersih Nagari Hari Jadi Tulungagung Ke - 812

Iklan Semua Halaman

.

Ritual Bersih Nagari Hari Jadi Tulungagung Ke - 812

Sku Metropolitan
Selasa, 21 November 2017

Tulungagung, Metro
Tradisi Bersih Nagari menjadi agenda rutin yang digelar oleh pemkab Tulungagung disetiap Tanggal 18  Nopember, seperti kali ini dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Tulungagung ke 812. Sedikit berbeda dibanding tahun sebelumnya, kali ini Bupati dan wakil Bupati serta Forkompindo diarak menggunakan kereta kencana mulai berangkat dari halaman pemkab Tulungagung menuju Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Sabtu (18/11/2017).

Rombongan Bupati dan Wabup  serta Forkompindo ini diikuti lebih dari 500 becak dengan pengayuh menggunakan busana adat jawa, sedangkan dibelakangnya lagi berjalan arak – arakan dayang putri dan rombongan hulu balang pembawa pusaka, dan dibelakangnya lagi sepasukan satpol  PP dan terakir rombongan pembawa tumpeng raksasa yang berisi tumpeng lanang dan tumpeng wadon yang berisi hasil bumi.

Puncak acara bersih Nagari dilakukan didalam Pendopo dipimpin langsung oleh Bupati Syahri Mulyo yang menerima penyerahan pusaka dan panji-panji daerah tanda keberlangsungan pemerintahan di Kabupaten Tulungagung hingga saat ini usianya sudah 812 Tahun. “Harapan kami, semoga kedepan seluruh warga masyarakat Tulungagung semakin Sejahtera, dijauhkan dari marabahaya, selalu diberi keslamatan, murah rejeki dan tentunya rakyat Tulungagung panjang umurnya”. ucap syahri mulyo.

Selain itu, kegiatan prosesi bersih Nagari ini juga perwujudan rasa syukur warga masyarakat Tulungagung atas limpahan berkah dan kemakmuran yang diberikan Alloh SWT. “Ini wujud syukur Masyarakat Tulungagung Kepada Alloh SWT,” kata syahri.

Syahri berharap kegiatan ini menjadi salah satu daya tarik wisatawan di Kabupaten Tulungagung, sehingga warga masyarakat bisa lebih sejahtera hidupnya.

Sementara itu, wati (38) warga Ngadiluwih Kediri yang ikut rebutan tumpeng Raksasa berharap bisa mendapat berkah dari tumpeng yang diperebutkannya. Dirinya sudah dua tahun ini mengikuti dan menyaksikan acara ini. “sudah dua tahun saya kesini untuk berebut tumpeng, semoga mendapatkan berkah.” harap wati (sar/jon)