SDN 02 Bahagia Nyaris Roboh

Iklan Semua Halaman

.

SDN 02 Bahagia Nyaris Roboh

Sku Metropolitan
Sabtu, 04 November 2017
Bekasi, Metro
Gedung SDN 02 Bahgia, Kelurahan Bahgia, Kecamatan Babelan. Kabupaten Bekasi nyaris roboh, akibat termakan usia. Dikwatirkan membahayak siswa, ruangan belajar ini terpaksa dikosongkan. Hal itu diungkapkan kepala SDN Bahagia 20 H. Duding kepada wartawan baru- baru ini.

H. Duding menjelaskan, dulu ruangan belajar ini ada tiga lokal, pada tahun anggaran 2016 dua kelas dibongkar dan dibangun bertingkat menjadi empat local. Tetapi saturuangan lagi dibiarkan tanpa ada perbaikan, padahal kondisi ruangan sudah sangat tidak layak digunakan untuk belajar mengajar.

Untuk meminta bantuan dari wali murid agar dapat memperbaiki secara swadaya, H. Duding mengaku tidak memiliki keberanian. "Saya tidak berani meminta bantuan (wali murid), kan katanya tidak boleh minta-minta seperti itu. Jangankan untuk perbaikan ruang kelas, untuk menjual LKS saja tidak boleh," ungkapnya.
  
H. Duding, mengaku bingung dengan kondisi yang terjadi di sekolahnya tersebut. Namun dia hanya bisa berharap agar ada perhatian dari pemerintah terkait kondisi di sekolahnya itu.
  
Kalau kontraktor yang lalu mau bongkar semua nya saja, jangan disisain kaya ini, kan bisa bahaya buat siswa-siswi yang hendak bermain. Padahal saya sudah menyuruh kontraktornya agar dibongar semua jangan di sisain, coba kalau gedung kaya gini kan repot buat anak murid.
  
Hingga saat ini gedung ini dimanfaatkan oleh siswa-siswi untuk bermain digedung tersebut. Dikwatirkan terkena runtuhan bangunan yang lama membuat siswa menjadi celaka, ujarnya.

Menurut, siswa kelas 5A. Ucok, kepada beberapa media mengatakan, "saya sering main bang digedung ini kalau jam istrahat, walapun saya tahu gedung ini mau roboh, tetap bermain" ucapnya. Bermain dimana lagi karena tidak ada tempat untuk  bermain, sekeliling sekolahan sudah bangunan gedung dan rumah warga, katanya.


Dari pantauan media Metropolitan, miris dengan pekerjakan tanpa memikirkan resiko bagi siswa-siswi SDN 02 ini. Akibat pembanguan tahun 2016 lalu kurangnya pengawasan dari Dinas bangunan. Satu ruangana belajar tidak layak pakai tidak dibongkar, akan menjadi resiko bagi siswa di SDN 02 Bahagia ini. (Acep)