Cagub Jawa Barat TB Hasanudin Sambagin Veteran di Gedung Juang Tambun

Iklan Semua Halaman

.

Cagub Jawa Barat TB Hasanudin Sambagin Veteran di Gedung Juang Tambun

Sku Metropolitan
Minggu, 18 Maret 2018

BEKASI, METRO - Calon Gubernur (Cagub) Jawa Barat 2018 dari pasangan calon no 2 Mayjen TNI (Purn)  Dr H. Tubagus Hasanudin melakukan kunjugannya ke cagar Budaya Gedung Juang di Tambun Kabupaten Bekasi, minggu (18/3).

Tubagus Hasanudin melihat keadan didalam Cagar budaya Gedung juang, dirinya langsung menyambagi kantor Veteran.

"Cagar Budaya Gedung Juang Tambun ini merupakan situs, yang menjadi saksi mati tentang perjuangan bangsa ini." Kata Tubagus Hasanudin usai melakukan diskusi dengan Para Veteran  kepada wartawan Metropolitan 

Dirinya menyampaikan keadaan kehidupan para veteran  sebagai pejuang tanah air ini bahwa " Tanah de boga cai meli" tentu "ini merupakan perhatian kita semua apalagi peteran tersebut merupakan warga Jawa Barat" Ujarnya

Tubagus Hasanudin juga menyangkan Cagar budaya gedung Juang kenapa tidak dimanfaatkan yang seharusnya didalamnya ada dijadikan semacam museun kecil kecilan dalam kontek perjuagan,  yang tidak dipisahkan terbentuknya kemerdekaan Republik indonesia 

"Negara ini diperjuangkan oleh para veteran, para pejuang RI, jadi kalau orang melihat Gedung Juang seharusnya ada tulisan, ini dibagun  oleh siapa, tahun berapa dan sebagainya yang bertujuan kedepannya supaya anak cucuk bangsa ini mengetahui sejarah perjuang" Ungkapnya 

"Karena ini merupakan bagian pembentukan karakter generasi penerus, kalau pembentukan karakter bangsa diabaikan ya saya ngak ngerti lagi " , Kata T. B Hasanunin

Dirinya juga mengakui bahwa gedung Juang tersebut sudah tercatat, harusnya Pemimpin Pemerintah Daerah memberikan perhatian yang lebih dengan menyisikan anggaran yang lebih baik lagi.

Perhatian pemerintah kesejahteraan Para Veteran sudah merupakan mandat , menerima santunan dari 1,5 jt sudah dinaikkan menjadi 2,1 jt/ bulan, hal tersebut diketahui karena pada saat itu menjadi ketua panja UUnya,  dan itu diperbaiki tahun 2017 


"Hanya saja kemampuan uang negara belum meningkat memberikan santunan lebih kepada veteran" Tutupnya (Martin)