Kesal Tak Kunjung Kerja, Akhirnya TS Habisi Nyawa Temannya

Iklan Semua Halaman

.

Kesal Tak Kunjung Kerja, Akhirnya TS Habisi Nyawa Temannya

Sku Metropolitan
Minggu, 04 Maret 2018

Minggu, 4 Maret 2018 17.47 WIB

Kapolres Memberikan Keterangan kepada Wartawan.

BEKASI,METRO – Unit Reskrim Polsek Tambun Bekasi dan Tim Cobra Polres Metro Bekasi telah berhasil meringkus  pelaku pembunuhan berencana terhadap Imtiyaz Kurniawan (21) Rabu (28/2/2018) pukul 21.30 WIB lalu di rumah makan/cafe di komplek Metland Tambun, Desa Tambun, Kecamatan Tambun Selatan. Pelaku berinisial
Kapolres Metro Bekasi, Kombespol Candra Sukma Kumara menuturkan, kronologis kejadian bermula ketika pelaku TS (23) merasa kesal dengan korban IK (21) lantaran enam bulan yang lalu pelaku telah menyerahkan Rp1 Juta kepada korban guna masuk kerja di PT, namun hingga saat ini pelaku belum juga masuk kerja.
"TS yang merasa kesal berniat membunuh korban bila hutangnya tak ditagih. Lalu pelaku berangkat dari cafe tempat pelaku kerja dengan membawa sebilah pisau yang disimpan didalam tas punggung warna hitam dan jalan kaki ke kontrakan korban yang berjarak 700 meter dari cafe," ujarnya, Jumat (2/3/2018).
Sesampainya di kontrakan korban, pelaku mengetuk pintu kontrakan korban namun tidak dibuka, lalu pelaku menunggu diluar kontrakan, kemudian sekira pukul 01.00 WIB pelaku bertemu dengan Sdri. D sepupu korban lalu korban ditelpon oleh Sdri. D dan memberitahu bahwa pelaku ada didepan kontrakan korban.
"Korban lalu membukakan pintu dan mempersilahkan peIaku masuk kedalam dan duduk di ruang tengah lalu pelaku menanyakan uangnya namun dijawab oleh korban kalau uangnya sudah masuk ke orang dalam, pelaku disuruh sabar oleh korban," tuturnya.
Sekira jam 01.30 WIB, kata Kapolres, korban IK tertidur namun pelaku TS tidak tidur melainkan duduk disamping korban. Kemudian sekira jam 02.45 WIB barulah niat pelaku untuk membunuh korban dilakukan.
"Pelaku mengambil pisau dari dalam tasnya dan Iangsung menusuk ke bagian Ieher sebanyak 1 kali, korban lalu terbangun kemudian pelaku menusuk pinggang korban sebelah kanan lalu korban berteriak “tolong" namun mulut korban dibekap menggunakan tangan pelaku," ungkapnya.
Setelah korban tidak bernyawa, tambahnya, pelaku menyeret korban ke dalam kamar mandi lalu pelaku mengepel Iantai yang terdapat bercak darah korban, setelah itu pelaku mengambil dompet, kunci kontak sepeda motor dan mengambil HP merk Xiaomi milik korban yang berada di bawah kasur.
Beberapa saat kemudian, Polisi langsung mengejar pelaku dan pelaku berhasil ditangkap di bawah toren diatas rumah warga lalu pelaku langsung diamankan ke Polsek Tambun.
Dari kejadian tersebut, pelaku dikenai pasal 340 KUHP dengan pidana mati atau penjara seumur hidup dan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 15 Tahun penjara. (Martin)