Ayah Bejad Tega Setubuhi Anaknya

Iklan Semua Halaman

.

Ayah Bejad Tega Setubuhi Anaknya

Sku Metropolitan
Rabu, 18 April 2018

SUBANG, METRO. - Di wilayah hukum Polres Subang, kembali terungkap kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur, kali ini terjadi di dua tempat yang berbeda dan  pelaku nya merupakan orang tua korbannya sendiri. Akibat kelakuan bejad dari dua orang tua itu,

kini mendekam dalam tahanan Mapolres Subang.


Dari dua orang tua berprilaku bejad tersebut diantaranya yang pertama berinisial KW (44) asal Gunungtua Kecamatan Cijambe Kabupaten Subang adalah merupakan ayah tiri,  korban berinisial MY (16) sedangkan yang ke-dua, berinisial W (36) asal Pusakanagara Kecamatan Pusakanagara Kabupaten Subang adalah merupakan ayah kandungnya korban berinisial I (15) siswa kelas 1 Tssanawiyah.

MY korban nafsu bejad KW ayah tirinya sendiri yang dengan tega menyetubuhi berkali-kali di saat istrinya bekerja shift malam di sebuah pabrik garmen dan pada akhirnya naas pun telah menjemputnya kepergoklah oleh mer tunya sendiri hingga dilaporkan ke polisi. 

Kemudian juga I menjadi korban nafsu bejad W merupakan ayah kandungnya sendiri. I baru 4 bulan tinggal bersama ayahnya, yang sebelum nya sejak bayi I dititipkan dan dirawat oleh ka kaknya, karena ditinggal ibunya. 4 bulan lalu dikembalikan oleh kakaknya karena akan menjadi TKW ke Taiwan. Melihat I sudah besar, pelaku lupa diri apalagi dipengaruhi alkohol akhirnya I menjadi koban pemuas nafsu bejadnya. Perbuatan dua orang tua berprilaku bejat itu akhirnya terbongkar dan kini keduanya mendekam di Mapolres Subang.

Kapolres Subang AKBP Muhamad Joni,S.IK, didampingi Kasatreskrim AKP M Ilyas Rustiandi dan Panit PPA, Nenden Patimah, mengungkapkan, aksi bejat KW sudah sejak tahun 2016 dan terakhir 2018. “Ini pengakuan tersangka dan korbannya sendiri lebih dari 6 kali," ungkap AKBP Muhammad Joni, kepada wartawan, Selasa (17/4/2018). 

Tersangka KW akhirnya ditangkap berdasarkan laporan ibu korban yang tak lain Istri K sendiri yang mendengar cerita dari saksi EM, neneknya. Ditambah  kecurigaan ibu korban karena MY menjadi pediam. Setelah anaknya didesak akhirnya mengakui kalau dirinya selalu dijadikan pemuas nafsu.

Sedangkan kasus yang menimpa pelajar kelas 1 di salah satu Tsanawiyyah di Pusakanagara, Subang. Korban berinitial I (15) menjadi nafsu bejad ayahnya berinisial W (36) yang baru tinggal bersama 4 bulan lalu. Menurut W kalau korban berinisial I (15) itu sejak bayi sudah dititipkan dan dirawat oleh kakaknya karena ditinggalkan ibunya. Kemudian 4 bulan lalu, ternyata dikembalikan karena kakaknya akan menjadi TKI ke Taiwan.

"Kedua tersangka diancam hukuman maksimal 15 tahun disebagaimana diatur Pasal 91 ayat 1,2,3 dan pasal 82 ayat 1 Jo pasal 76 E UU RI no.35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Bahkan hukumannya bisa ditambah 1/3 karena merupakan orangtuanya" pungkas Kapolres Subang. (Ds/Abh)