LSM GMBI Datangin Kantor Finance Adira Cabang Harapan Indah

Iklan Semua Halaman

.

LSM GMBI Datangin Kantor Finance Adira Cabang Harapan Indah

Sku Metropolitan
Kamis, 26 April 2018

BEKASI, METRO-Puluhan massa Lembaga Sosial Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM-GMBI) Distrik Kota Bekasi,menyambagin Kantor Cabang Finace ADIRA berlokasi di Pusat Otomotif sentral, Harapan Indah, Kec Medan satria, Kota Bekasi, Rabu (25/4/2018).Untuk menyampaikan aspirasi moral atas penganiayaan debcolektor Finance Adira Cabang lampung terhadap ketua ketua LSM GMBI Wilayah Terotorial (Wilter) lampung Ali Mukthamar  yang terjadi pada hari senin (23/4/2018).



Seketaris Distrik Kota Bakasi LSM GMBI Asep Suparja, mengatakan bahwa kedatangan mereka ke (Red-Kantor Cab Adira) untuk menyampaikan aspirasi moral atas kejadian yang menimpa Ketua Wilter lampung atas tindakan penganiayaan yang dilakukan debcolektor Cabang Lampung.

Dirinya mengatakan,kedatangan LSM GMBI Distrik Kota Bekasi diterima baik oleh Jajaran Finace Adira Cabang Bekasi dengan membuat empat poin kesepakatan yang dituangkan dalam notulen tertulis yang ditanda tanganin kedua belah pihak.

Asep, menyampaikan poin poin adalah sebagai berikut :

1. Bahwa Pihak GMBI memohon agar PT ADIRA FINACE segera meminta Maaf atas kejadian Cabang Lampung
2.Meminta kepada Kantor Pusat untuk memberhentikan kepala Cabang Adira Lampung
3.Proses Hukum tetap berjalan sesuai Undang Undang yang berlaku di Indonesia
4.PT ADIRA Finance agar memblaclist mitra kerja yang mengunakan Jasa Preman

"Dengan bentuk notulen jajaran Finace Adira akan menyampaikan kepada Pimpinan Pusat Adira di Jakarta," terang Asep saat diwawancarain SKU Metropolitan usai selesai melakukan pertemuan.

Asep juga, mengatakan bahwa aspirasi ini juga dilakukan oleh distrik distrik LSM GMBI seluruh indonesia agar tindakan yang serupa baik kepada masyarakat kota Bekasi maupun seluruh masyarakat Indonesia

Sementara Kepala Colection Cabang Finance Adira Harapan Indah Roni wijaya,  menangapi kedatangan LSM GMBI disambut baik demi menjaga kemitraan.

Dirinya mengatakan, bahwa pertemuan ini dibuat paham dalam sebuah notulen dan segera disampaikan kepada pimpinan pusat.

"karena kejadian tersebut ada di Lampung jadi keputusan ada pada pimpinan Pusat," Pungkasnya.(Martinus)