LSM Grasi Minta Pengegak Hukum Telusuri Penyaluran Dana BOS SMK 1 Tarumajaya

Iklan Semua Halaman

.

LSM Grasi Minta Pengegak Hukum Telusuri Penyaluran Dana BOS SMK 1 Tarumajaya

Sku Metropolitan
Senin, 02 April 2018

Bekasi, Metro - Terkait adanya dugaan penyelewengan dan Biaya Operasional Sekolah (BOS) SMK Negeri 1 Tarumajaya Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Ketua DPC LSM Grasi, H. Malau mengharapkan Kepolisian dan Kejaksaan segera menelusuri penggunaan dana BOS, tersebut.
H. Malau menjelaskan,  dana BOS yang dikucurkan Pemerintah ke SMK 1 Tarumajaya tahun anggaran 2016, sebesar Rp 1.104.600.000. sementara untuk biaya pemeliharaan dan perawatan sarana/prasaran sekolah sebesar Rp Rp 124.803.000, seperti diberitakan koran inipada edisi sebelumnya. 

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1 Tarumajaya salah satu contoh yang mengalami kerusakan. Meski letaknya di perbatasan Ibukota Negara, kondisi sarana pendidikan tersebut sudah memprihatinkan. Akibat kurangnya perawatan, kegiatan belajar mengajar menjadi tidak nyaman, hal itu dikatakan Ketua DPC LSM Grasi, Malau, kepada wartawan baru- baru ini.

Pengamatan wartawan SKU Metro politan dilapangan, kondisi beberapa ruangan belajar sangat memprihatinkan. Kalau keadaan seperti itu tidak segera diperbaiki dikwatirkan kan mencelakai siswa yang sedang belajar. Beberapa plafon sudah ambruk, pintu ruangan rusak diduga akibat termakan usia.

Padahal dalam laporan rekapitulasi dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) tahun anggaran 2016, tercatat biaya perawatan dialokasikan biaya perawatan Triwulan , 1,Rp 28.083.000, tiwulan ke, 2, Rp 38.240.000, triwulan ke 3, 20.940.000, dan triwulan ke, 4, Rp 37.540.000. Total dalam satu tahun biaya perawatan sekolah sebesar Rp 124.803.000, gedung mana aja yang dirawat? Diduga pengelola sekolah melakuka rekayasa dalam pembuatan laporan tersebut. Hal itu terbukti dengan kondisi gedung sekolah yang sangat memprihatinkan.

Kepala sekolah SMK Negeri 1 Tarumajaya, Saparudin, ketika mau dikonfirmasi, tidak ada di tempat, konfirmasi tertulis, No: 050/Konf/RED/MP/I/2018, tangal, 23 Januari 2018,  juga tidak ada jawaban.
Sumber Metro mengatakan, tidak dirawatnya gedung sekolah SMK 1 Taruma jaya diduga kerena ada rencana peminhan gedung sekolah. Tetapi rencana itu tidak kunjung tiba, hingga saat ini siswa masih belajar di gedung yang sudah ada. Sedangkan lokasi pemindahan sekolah SMK 1 Taruma jaya belum ada kejelasan, tuturnya. (dpt)