Sebanyak 595 Penghuni Lapas Tak Memiliki e-KTP

Iklan Semua Halaman

.

Sebanyak 595 Penghuni Lapas Tak Memiliki e-KTP

Sku Metropolitan
Rabu, 11 April 2018

SUBANG, METRO. - Sebanyak 595 Penghuni La pas Kelas IIA Subang, berdasarkan hasil penda taan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Subang, un tuk keperluan pilkada, teridentifikasi belum memi liki Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP).



Hal ini dikatakan Komisioner KPU Subang Divisi Data, Suryaman, selanjutnya untuk melakukan pendataan dan identifikasi tersebut, KPU meng gandeng Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).



“Ya, dengan dilakukannya Pendataan ini, berka itan dengan kewajiban pemilih untuk menunjuk kan identitas dengan KTP elektronik (atau Suket). Sedangkan tidak semua Warga Binaan memiliki KTP. Maka sekarang kami bersama Disduk Capil mendata (warga binaan),” ujar Suryaman kepada wartawan saat di Lapas Subang, Selasa (9/4/20 18).
Kendati demikian sebagai tindak lanjut pendataan yakni adalah Pencocokan dan Penelitian (Coklit) yang dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) beberapa waktu lalu.‎ 



Kepala Bi dang Pendaftaran Penduduk Disdukca pil, Ahmad Fauzi, di hari pertama, mengatakan, bahwa dirinya menemukan 9 warga binaan yang telah memiliki KTP elektronik, sedangkan sisanya masih dilakukan pendataan.



Selanjutnya Apabila telah dilakukan pendataan melalui identifikasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan identifikasi biometrik,dengan cara akan dibuatkan KTP elektroniknya yang diserahkan ke pada Kepala Lapas.



“Jadi ketika mereka selesai (menjalani hukuman), mereka punya identitas (berupa KTP elektronik),” katanya.



Berdasarkan data, terdapat 628 warga binaan yang memiliki hak pilih. Mereka akan melakukan pemilihan di TPS di dalam lokasi Lapas yang menjadi bagian TPS di Kelurahan Sukamelang Kecamatan Subang.



Sedangkan jumlah warga binaan di Lapas Kelas II A Subang sebanyak 906 orang yang terdiri dari 196 tahanan dan 710 narapidana. (Ds/Abh)