Delapan Oknum Dishub Kab Bekasi Ditangkap

Iklan Semua Halaman

.

Delapan Oknum Dishub Kab Bekasi Ditangkap

Sku Metropolitan
Jumat, 18 Mei 2018


METRO,BEKASI - Tim Saber Pungli Polres Metro Bekasi melakukan Operasi penangkapan terhadap Oknum Pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi karena melakukan  pungutan terhadap angkutan umum di jalanan ,Rabu (15/05/2018) kemaren.Diantaranya 5 (Lima) oknum non pengawai Negeri (Honor) dan 3 (Tiga) orang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN)  


Meskipun sudah ditangkap atas dugaan pungli . tetapi penahanan terhadap oknum pejabat  yang mengabdi di Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi tidak berlangsung lama ,5 (lima) Pegawi Non PNS dan 3  Aparatur Sipil Negara (ASN) itu di tangkap lalu dilepas.Benarkan?

Ketika di konfirmasi kepada Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP .Rizal Marito, SH.Sik,MSi membenarkan hal tersebut

Namun dirinya menepik bahwa operasi yang dilakukan adalah Operasi Tangkap Tangan (OTT) " Itu Giat Saber Pungli Polres, bukan OTT," Terangnya saat dikomfirmasi melalui Wthasap, Kamis (17/5/2018).

Sementara menurut Kasubnit Tindak Pidana Korupsi Pada satua Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi Ipda Sutrisno menjelaskan penangkapan tersebut berawal dari laporan Supir Angkot mengeluhkan oknum dishub yang melakukan pungutan tidak sesuai. 

Sesuai karcis retribusi, untuk kendaraan jenis angkutan elf dan angkutan umum lainnya, bertuliskan retribusi sebesar Rp3.000. Namun para oknum tersebut memungut sebesar Rp5.000 – 7.000, bahkan lebih. 

"Para supir angkot lapor ke kita ini legal apa tidak, kemudian kita ringkus ke Polres delapan oknum Dishub tersebut," ucapnya saat diwawancarai di ruang kerjanya.

Terang dia, pihaknya meringkus oknum Dishub serempak pada hari Rabu (16/5) pertama pihaknya meringkus dua oknum non ASN di depan Kantor Dishub, kemudian tiga oknum ASN di Kantor Dishub, sisanya tiga oknum non PNS Dishub diringkus di depan SGC dan Pasar Cibitung. Namun saat ditanya inisial oknum dishub tersebut dirinya enggan mengungkapkan.

"Dari hasil penangkapan itu semuanya cowok dan kita periksa," jelasnya.

Tetapi, penarikan tersebut sesuai Perda nomor 6 tahun 2011 tentang restrubusi pasal 93.

"Mereka sudah dipulangkan, inikan udah sesuai Perda dan tapi kalau ini legal kan udah ada payung hukum," tutupnya. (Martinus).