Kepala Desa Penuhi Tuntutan Warga Mundur Dari Jabatannya

Iklan Semua Halaman

.

Kepala Desa Penuhi Tuntutan Warga Mundur Dari Jabatannya

Sku Metropolitan
Kamis, 10 Mei 2018

SUBANG, METRO - Dihadapan Ratusan warga  setempat, tepatnya di Aula Desa Cisampih, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kepala Desa Cisampih, Sugeng Maryadi, penuhi tuntutan warga, menyatakan mundur dari jabatannya secara tertulis dan disaksikan Kasat Intel Polres Subang, AKP Sonson, Camat Dawuan, Moch. Solih, Kapolsek Kalijati, AKP Joni Wardi, Perwakilan Danramil Kalijati, Ketua BPD Desa Cisampih dan Tokoh Masyarakat Desa Cisampih,  Senin (7/5/ 2018) lalu.


"Ya..saya telah penuhi tuntutan warga dan siap mundur dari jabatan kades Cisampih dan itu dibuatkan pernyataan tertulis serta dibacakan dihadapan ratusan warga setempat dan para saksi," kata kades, Sugeng Maryadi.


Kedes Sugeng juga sebelum dan sesudahnya dibuatkan pernyataan tertulis pengunduran diri dari jabatannya secara formil sudah selesai, namun Ia pun meminta sekaligus memohon toleransi warganya, menunda hingga setelah bulan suci Romadhon 1439 H, untuk memberes kan dokumen-dokumen dan Laporan Kerja Per tanggung Jawaban (LKPJ).

Berdasarkan pantauan METRO, di lokasi, perya taan kades Sugeng Maryadi, mundur dari jaba tannya, memang sebelumnya Kades didesak  mundur oleh warga setempat yang tak simpatik atas kinerja kades yang selama dijabat olehnya terkesan tidak mampu mengemban amanah. 
Karena selama menjabat kades hingga kini, dinilai tidak transparan, lalai dalam menjalan kan tugasnya dan banyak melakukan pelangga ran memanfaatkan jabatan hanya untuk kepen tingan  pribadi.

Dalam pernyataan warga desa setempat mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan, Sugeng M, tertulis ada enam butir tuntutan diantaranya adalah Kepala Desa, telah melakukan perenca naan penggunaan Dana Desa (DD), Anggaran Dana Desa (ADD) dan Bantuan Keuangan Desa (BKU) serta Bantuan Provinsi (Banprov), diketa hui tidak sesuai dengan mekanisme yang ada dan bahkan selain itu Kepala Desa juga diang gap tidak mampu membina atau memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat serta mengesampingkan amanah bahkan endingnya LKPJ pun diketahui sering terlambat. Dengan dasar itulah maka warga mendesak mundur dari jabatan Kepala Desa. 

Koordinator aksi massa, Lukman saat diminta keterangan menjelaskan bahwa aksi ini adalah menuntut transparansi Kepala Desa Cisampih, terkait menyangkut pelayanan pemerintahan desa dan beberapa temuan yang diduga Kepala Desa telah menyalah gunakan jabatannya untuk kepantingan pribadi.

”Tuntutan kami mendesak Kepala Desa untuk mundur dari jabatannya, sebab selama ini Kepala Desa telah banyak melakukan pelangga ran dan tidak mampu menjadi pemimpin yang baik.” Jelas Lukman.

Lukman juga menegaskan, jika masalah ini tidak mendapat titik temu, maka pihaknya akan melakukan aksi lagi hingga ke Inspektorat Daerah (IRDA), DPRD dan Pemerintah Daerah.

Pengawalan terjaga ketat dari jajaran Polsek Kalijati dan dibantu oleh personil Dalmas  Pol res Subang, sehingga perjalanan aksi itu aman terkendali jauh dari hal-hal anarkis yang tak diinginkan. 

Kapolsek Kalijati, AKP Joni Wardi, pernyataan tertulis dari  kades Cisampih, Sugeng mundur dari jabatan Kades, dalam Audensi bersama warga setempat di Aula Desa Cisampih, setelah Kades Sugeng didesak mundur dari jabatan  sebagai Kades Cisampih oleh Warga Desa setempat. 

"Ya..hari ini, Senin (7/5/2018), Kades Cisampih, Sugeng Maryadi menyatakan secara tertulis mundur dari jabatan sebagai Kades Desa Ci sampih setelah sebelumnya mendapat desakan dari warganya," pungkasnya. (Ds/Abh)