SMPN 15 Dan SMPN 25 Depok Laksanakan Pelepasan Siswa

Iklan Semua Halaman

.

SMPN 15 Dan SMPN 25 Depok Laksanakan Pelepasan Siswa

Sku Metropolitan
Kamis, 17 Mei 2018
DEPOK, METRO- Sama seperti SMP lainnya, SMP Negeri 15 Depok, yang terletak di Jl.Kampung Tipar tengah, Mekarsari Cimanggis laksanakan Pelepasan siswa kelas IX, Senin (14/5) yang dilaksanakan di halaman sekolah. Acara tersebut dimulai jam 13.00 WIB hingga selesai .


Tidak seperti lazimnya acara pelepasan siswa pada umumnya, kali ini tidak dihadiri oleh orang tua siswa, hanya di ikuti siswa siswi kelas IX saja. Usut punya usut, ternyata hal itu hanya untuk penghematan biaya saja, Jelas Kepala sekolah, Buanis, ketika ditanyakan wartawan.

Tahun ini ada 7 rombel yang di wisuda, seperti biasanya  pengalungan medali langsung diberikan oleh guru kelas masing-masing, sekaligus pemberian 1 buah buku sertifikat yang diberikan oleh Kepala Sekolah.

Acara ini dihadiri Kabid Pendas, Drs.Mulyadi, karena waktu yang bersamaan Kadisdik M.Thamrin lagi menghadiri Pelepasan siswa di SMP 25 Depok.


Mulyadi berpesan, ”teruslah semangat, kejarlah prestasi setinggi-tinginya karena sebentar lagi kalian mau menginjak kaki di sekolah yang lebih tinggi, tetap optimis, semangat jangan pernah pudar. Kami  himbau, ketika pengumuman kelulusan nanti jangan sampai ada coret-coret baju, cukuplah dirayakan di sekolah saja.”

Sementara itu, ditempat yang berbeda, SMP 25 Depok yang beralamat di Komplek Bappenas Kedaung, Jl.Pertiwi Raya, Sawangan Depok, juga melaksanakan hal yang sama, yaitu pelepasan siswa angkatan pertama. Dihadiri, M.Thamrin Selaku Kadisdik Kota Depok, Komite sekolah orang tua siswa.

Lepas siswa kelas IX diberi Slogan “Pensi dan Farewell Party 2018 1st Generation SMP 25 Depok, Prade of Brilliant generation in Art Harmonization”

Sampai saat ini, SMPN 25 masih menumpang di SDN Kadaung. Ketika hal itu ditanyakan kepada Kadisdik, M Thamrin, mengungkapkan, “sekarang kami sedang mencari tempat yang tidak jauh dari sekolah ini. Ya, daerah-daerah sinilah, karena kalau jauh dari sini kasihan anak-anak nantinya,” jawabnya. Saat di tanya terkait batalnya pembangunan gedung SMP 25 tahun lalu, padahal lahannya sudah ada, ‘’Saya tidak mau berandai-andai, tanyakan saja ke bagian asset,” sambungnya. (jalompang R)