Tiga Bulan Belum Terima Honor, Puluhan Satpol PP Ancam Mogok Kerja.

Iklan Semua Halaman

.

Tiga Bulan Belum Terima Honor, Puluhan Satpol PP Ancam Mogok Kerja.

Sku Metropolitan
Rabu, 30 Mei 2018


LAMPUNG UTARA, METRO- Pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Pemkab Lampura) sangat buruk. Belum lama didemo seluruh perangkat desa. Senin (28/5), giliran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ngluruk kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) setempat. Mereka mempertanyakan kenapa hingga saat ini belum ada pencairan honor selama tiga bulan.



Kepala Bidang Penertiban Umum (Tibum) Pol-PP Sarihusin, saat memimpin puluhan anggota Pol-PP itu, menyampaikan, kedatangan mereka hanya untuk mempertanyakan hak atas honor dan gaji mereka yang selama tiga bulan ini tak kunjung cair. Padahal, mereka selama kurun waktu tiga bulan ini terus optimal dalam menjalankan tugasnya sehari-hari.

“Upah dan uang operasional kami dari Maret hingga Mei ini untuk piket, ngepam, patroli selama tiga bulan ini belum keluar. Bahkan sampai-sampai listrik kantor pun ikut mati akibat tidak ada dana untuk membeli pulsa listrik,” kata Husin kepada sejumlah awak media.

Lanjut Husin, untuk bahan bakar operasional kendaraan saja, pihaknya meminjam ke pihak lain khususnya kendaraan pemadam kebakaran. Jika mendapat aduan terjadi musibah kebakaran. selama ini, mereka selalu melakukan tugas rutinnya sebagai bentuk loyalitas kepada Pemerintah Daerah.

Ada sekitar 60 orang anggota Pol-PP yang selama ini piket belum dibayar honornya sebanyak Rp 400.000 per bulannya. Karena mereka menganut sistem LS yaitu, kerja dulu baru dibayar. Tapi sampai saat ini tidak jelas,” ungkapnya.

Husin menegaskan, akan melakukan mogok kerja jika  dalam waktu satu minggu ini honor atau gaji mereka belum terbayarkan.

“Kami beri waktu satu minggu. jika belum keluar juga maka jangan salahkan kami jika kantor Pol-PP tutup. Karena mereka bekerja butuh uang, terlebih lagi ini bulan puasa dan sebentar lagi lebaran,” pungkasnya. (JUWAINI AHMAD)