DPRD WAYKANAN Soroti Renca Pemkab Pinjam Dana Tukin Dan THR

Iklan Semua Halaman

.

DPRD WAYKANAN Soroti Renca Pemkab Pinjam Dana Tukin Dan THR

Sku Metropolitan
Senin, 11 Juni 2018


METRO – WAYKANAN- DPRD Waykanan soroti wacana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat yang akan pinjam dana untuk tunjangan kinerja (tukin) dan Tunjangan Hari Raya (THR) Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Wakil Ketua DPRD Waykanan, Beta Juana, menyebutkan, belum ada koordinasi Pemkab dengan DPRD yang akan melakukan peminjaman dana. “Sampai saat ini belum ada koordinasi perihal Pemkab akan meminjam dana,” ungkap Beta yang juga ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Waykanan, saat di temui di ruang kerjanya baru baru ini.
Untuk tukin, kata Beta, itu dikembalikan pada kemampuan daerah masing-masing. Jadi tidak bisa dipaksakan.
“Jika pemkab ingin melakukan wacana peminjaman kembali kita harus lihat kemampuan keuangan daerah kita, perlu penghitungan yang matang kembali,” ungkapnya.
Menurut Beta, pinjaman Rp 100 miliar yang dilakukan Pemkab pihaknya mensupport karena dana tersebut jelas untuk pembangunan, “Artinya jelas berdampak dan akan dinikmati oleh rakyat, tapi kalo tidak ada korelasi sama sekali dengan rakyat saya tidak setuju dengan wacana peminjaman tersebut,” ungkapnya.
Seperti diketahui, Pemkab Waykanan tidak menganggarkan tukin atau gaji ke-13 tahun ini. Tapi, pemkab akan tetap membayarkan hak pegawai negeri tersebut.
“Di APBD Waykanan 2018, Pemkab tidak menganggarkan dana tukin pegawai pada tahun ini. Tapi, 5129 orang pegawai Waykanan akan tetap menerima tukin tersebut pada Juli mendatang. Sementara untuk THR dan gaji ke-14 aman dan siap dibagikan,” ujar Sekda Waykanan, Saipul.
Meski harus pinjam dana, Pemkab Waykanan tidak akan menunda dan memotong pembayaran THR dan gaji ke-14 bagi 5129 orang pegawai sebesar Rp3,5 miliar di bulan Juni ini. Begitu juga tukin 13 pada Juli mendatang sebesar Rp3,5 miliar.
“Mengenai anggaran tukin Pegawai Waykanan yang harus dibayarkan Pemda sesuai kebijakan Pemerintah Pusat tahun ini,” jelas Saipul
Dia mengungkapkan, tidak dianggarkannya dana tukin 13 tersebut karena Pemerintah pusat mengeluarkan aturan, agar gaji 14 atau THR disertai dengan tukin, yang tahun lalu tidak dilakukan.
“Akan tetapi, aturan itu setelah APBD 2018 Waykanan sudah disahkan. Maka, pemda hanya menganggarkan gaji 14/thr saja. Untuk tukin belum dianggarkan. Upaya mengatasi masalah itu, Pemda harus menggeser anggaran yang lain untuk membayar tukin ke 14 sebagai bagian dari THR, sedangkan gaji 13 itu nanti juga bisa dibayarkan pada Juli mendatang,” ungkap Saipul.
Saipul menegaskan, pemkab tetap mengupayakan tukin pegawai Juni dan Juli bisa dibayarkan. Saat ini untuk dana Gaji dan THR ke 14 Pegawai sudah disiapkan,” pungkasnya.(HAMDARI/ADI)