Polres Metro Bekasi Musnakan Ribuan Miras Dengan Alat Berat

Iklan Semua Halaman

.

Polres Metro Bekasi Musnakan Ribuan Miras Dengan Alat Berat

Sku Metropolitan
Kamis, 07 Juni 2018


METRO, BEKASI - Kepolisian Metro Bekasi memusnahkan 8.000 botol minuman keras  dan 500 bungkus miras opolosan yang beredar di Kabupaten Bekasi,dihancurkan dengan menggunakan alat berat di Mapolrestro Bekasi, Jalan Ki Hajar Dewantara, Cikarang Utara,Rabu (6/6/2018).


Kepala Polres Metro Bekasi Komisaris Besar Polisi Candra Sukma Kumara mengatakan, ribuan botol miras itu didapat berdasarkan razia yang digelar kepolisian selama Ramadan. Dari hasil razia, pihaknya masih menemukan pedagang yang nekat menjual miras.

“Tercatat sejak awal Ramadhan, lebih kurang selama tiga bulan kami lakukan operasi, razia. Kami sisir seluruh lokasi yang diduga kuat menjual miras. Dari hasilnya, 8.000 botol miras dan oplosan itu kami amankan,” kata Candra usai pemusnahan.

Candra mengatakan, peredaran miras ditemukan di hampir seluruh wilayah di Kabupaten Bekasi. Namun begitu, tercatat ada empat titik dengan tingkat peredaran terbesar sekaligus menjadi wilayah padat penduduk.

“Miras ini kami temukan di hampir seluruh wilayah, namun yang terbanyak kami temukan di wilayah Tambun Selatan, Cikarang Barat, Cikarang Selatan dan Setu. Ribuan miras ini ditemukan di warung-warung pinggiran, sedangkan di kafe-kafe tutup karena sesuai aturan dilarang beroperasi selama Ramadan,” Ungkapnya

Chandra mengatakan ribuan miras yang dimusnahkan itu terdiri dari 1.900 botol mansion house, 2.500 botol anggur merah, 3.500 anggur intisari, 50 botol anggur putih, 50 botol anggur kolesom serta 500 bungkus miras oplosan.

"Polres Metro Bekasi akan berkomitmen memberantas peredaran miras hingga penjual menutup usahanya secara permanen. Miras dinilai berbahaya karena mayoritas seseorang melakukan kejahatan setelah sebelumnya menenggak miras," Ucapnya

“Khusus untuk miras oplosan, tidak ada korban tewas di Kabupaten Bekasi. Namun begitu pencegahan terus kami lakukan, jangan sampai menunggu ada yang tewas,” Ucap Kapolres.(Ely/Martinus).