Sembilan Pelaku Curanmor Diringkus, Satu Orang Tewas Didor

Iklan Semua Halaman

.

Sembilan Pelaku Curanmor Diringkus, Satu Orang Tewas Didor

Sku Metropolitan
Selasa, 17 Juli 2018

BEKASI, METRO — Tim Cobra Polres Metro Bekasi dibantu dengan jajaran dari Polsek berhasil meringkus sembilan pelaku yang merupakan tindak kejahatan curanmor dan curas di wilayah Cikarang. NA alias N tewas dilumpuhkan polisi tertembak dibagian dada kiri dan menindak tegas dua terduga pelaku yang ingin melarikan dari kejaran.



“Ini adalah sebagai tindak lanjut Polres Metro Bekasi Kabupaten pada dua bulan ini, gencar operasi pemberantasan kejahatan jalanan,” kata Wakapolres Metro Bekasi, AKBP Luthfie Sulistiawan, Senin (16/7).

Luthfie menjelaskan kejadi itu berawal dari informasi warga bahwa ada spesialis tindakan kejahatan jalanan yang sedang berada diwilayah Cikarang Utama, Kafe Pasa Elok, kemudian pihak kepolisian bergerak ke lokasi dan melakukan penangkapan diduga pelaku atas nama NA alias N. Ditempat yang sama, Tim Cobra juga berhasil meringkus ES yang merupakan satu komplotan dari NA.

“Disitu kita juga mengamankan beserta kendaraan bermotor roda dua merk beat warna putih, sabu 1 paket dan bong serta senjata air softgun. Sehingga Terduga Pelaku ditangkap dan diamankan berikut barang bukti,” terang dia.

Kemudian mengembangkan kejahatan tersebut. Saat di Bengkel milik JY di Kampung Jagawana, Kecamatan Sukatani, Tim Cobra kembali menangkap diduga pelaku atas nama AM, A, JY dan MF yang mana ditemukan barang bukti 5 buah sepeda motor tanpa surat-surat lengkap.

“Kemudian setelah menangkap 6 orang diduga pelaku, tim mendapatkan informasi bahwa terdapat diduga pelaku lain atas nama S. Kemudian tim menuju ke rumah diduga pelaku di Kp Jagawana Kongsi RT 01/02, Desa Sukarukun, Sukatani dan mendapati diduga pelaku sehingga Tim menangkapnya dan mengamankan barang bukti sepeda motor beat merah tanpa surat-surat lengkap setelah menangkap 9 diduga pelaku,” kata dia.

Saat pihak Kepolisian membawa NA untuk mengambil senjata api yang disembunyikan dia, ketika dilokasi semak-semak sekitar daerah Kampung Jagawana, Kecamatan Sukatani. Saat itu terduga NA hendak melawan Polisi dengan senjata yang dia miliki, dengan tindakan tegas terukur polisi melumpuhkan terduga NA dengan menembak NA dibagian dada kiri.

“NA ini merupakan spesialis tindakan kejahatan jalanan, yang sudah tujuh kali residivis,” tandasnya.

Atas perbuatannya maka pelaku Kasus tindakan pencurian sebagaimana dimaksud pasal 363 KHUP dan atau Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan sebagaimana dimaksud (Pasal 365 KUHP dan atau Tindak Pidana Pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukum maksimal 12 tahun penjara. (Ely/Martinus)