Pembuatan e-KTP Lama, Warga Kecewa

Iklan Semua Halaman

.

Pembuatan e-KTP Lama, Warga Kecewa

Sku Metropolitan
Rabu, 15 Agustus 2018


BEKASI, METRO - Warga kecewa dengan pembuatan e-KTP di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Akibat lambatnya pelayanan, bisa berbulan-bulan untuk mendapatkan KTP.
Jenal, salah seorang warga Babelan yang ditemui disaat sedang mengantri membuat perekaman E-KTP mengatakan, merasa kecewa dengan pelayanan E-KTP oleh pihak Kecamatan.

"Coba lihat saya, beberapa kali datang di Kecamatan Babelan selalu saja belum jadi E-KTP. Kata para petugas, belangko E-KTP habis, atau jaringan off line, terus alasanya begitu terus,"  ujar Jenal dengan nada kesal.

Tapi tolong perhatikan, banyak warga juga yang melakukan pengurusan lewat jalur belakang (titip red) sama orang Kecamatan. Karena lewat jalur belakang, bisa satu hari jadi. Harus mengeluarkan ratusan ribu. Ada lagi tetangga saya mengakui lebih dulu dari saya merekam e-KTP, tapi jadinya e-KTP tidak dia ketahui kapan, ucapnya menjelaskan dengan raut kesal.

Dia katakan, ia curiga ada permainan antara para Oprator E-KTP di Kecamatan Babelan dengan beberapa warga. “Sudah dua bulan mengurus e-KTP di Kecamatan Babelan belum juga jadi. Saya tidak kuat, harus mengorbankan waktu setiap hari buat cek e-KTP,” ungkapnya kesal dan berharap bupati bekasi dapat menambah blanko KTP, seperti yang dikeluhkan pihak Kecamatan Babelan.

Hal yang sama dialami oleh warga kecamatan Cikarang Utara. Puluhan warga setiap hari berbondong-bondong di kantor kecamatan Cikarang Utara untuk memperpanjang Surat Keterangan (Suket) pengganti KTP. Perpanjangan Suket tersebut ada yang perpanjangan kedua ada juga yang ke tiga, bahkan ke empat. Artinya ada warga yang sudah Suketnya sudah mau masuk 2 tahun tapi belum mendapat e-KTP.

Petugas di loket kecamatan mengatakan tidak ada blanko dan  ofline. Dua alasan tersebut selalu dilontarkan petugas kepada warga secara bergantian yang ingin cetak e-KTP. Petugas loket pelayanan Kecamatan Cikarang Utara membuat antrian cetak e-KTP dengan memberikan foto copy Suket. Petugas mengatakan e-KTP yang dicetak adalah yang mendaftar antrian bulan april 2008 lalu.

Pada senin (6/8) warga yang datang ke loket pelayanan Kecamatan Cikarang Utara geram karena tidak dilayani untuk antrian cetak e-KTP. Petugas mengatakan tidak menerima antrian cetak e-KTP sampai batas waktu  yang tidak ditentukan, dengan alasan yang daftar antrian bulan april aja belum selesai cetak semua, jadi  sementara daftar antri cetak ditutup dulu unutk sementara waktu, tegasnya.

Pelayanan di Kecamatan Cikarang Utara agak berbeda dengan kecamatan lain yang terkesan lama. Warga yang ada kecamatan Cikarang Utara kesal dengan pelayanan di kantor tersebut. Warga kecewa karena diguga pelayanan e-KTP masih berbau “Uang”. Warga yang ada di tempat mengaku dengan kesal karena tetangganya bisa mendapat e- KTP dengan cara bayar ke petugas. ‘Kalau mau bayar bilang dong berapa duit, tetangga saya aja bisa ada blanko kalau bayar, pelayanannya yang adil dong, cetus warga dengan nada marah.  (Acep)