Tulungagung Raih Penghargaan Kota Layak Anak Tahun 2018

Iklan Semua Halaman

.

Tulungagung Raih Penghargaan Kota Layak Anak Tahun 2018

Sku Metropolitan
Rabu, 15 Agustus 2018


TULUNGAGUNG, METRO - Kabupaten Tulungagung kembali mendapatkan penghargaan di tingkat nasional yaitu  Penghargaan tingkat nindya Kabupaten Layak Anak (KLA) tentang Perlindungan Layak Anak oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia Prof. Dr. Yohana Susana Yembise, Dip.Apling., M.A.,  penghargaan ini diberikan pada hari ini Senin, 23/7/2018 di Gedung Diandra Convention Center Surabaya bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2018.

Penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) tentang Perlindungan Layak Anak ini diterima oleh PJ. Bupati Tulungagung Dr. Jarianto, M.Si., karena Kabupaten Tulungagung merupakan tingkat nindya.
Sedangkan Penilaian dilakukan oleh tim yang beranggotakan Pakar Anak, Kementerian/Lembaga, Kemenko PMK, Kemendagri, Bappenas, Kemenkumham, Setneg, Kantor Staf Presiden (KSP) dan KPAI. Dengan tahap penilaian melalui 4 tahap yaitu Penilaian Mandiri, Verifikasi Administrasi, Verifikasi Lapangan dan Finalisasi.

Dalam sambutanya Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia Prof. Dr. Yohana Susana Yembise, Dip.Apling., M.A., Diantaranya mengharapkan dengan penghargaan ini diharapkan bisa mendorong Gubernur sebagai pembina wilayah dan terutama Bupati/walikota untuk lebih memacu diri meningkatkan perhatian pada pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus di wilayahnya dengan berbagai program yang telah dan sedang berlangsung untuk menjadikan Kabupaten Tulungagung menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA). Adapun Penilaian KLA, Kementrian PPPA membagi ke dalam 5 kriteria, yaitu Pratama, Madya, Nindya, Utama, dan KLA.

Lenny N. Rosalin menyampaikan, upaya pemenuhan hak anak memerlukan komitmen kuat. Tidak hanya ibu dan ayah, tetapi juga orang dewasa  yang ada dalam keluarga. Anak dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal jika seluruh keluarga di Indonesia memahami dan mendukung pemenuhan hak anak dalam keluarga masing-masing. Jadikan hak anak sebagai prioritas untuk mendukung tumbuh kembangnya.

Sejalan hal tersebut, lanjut Sudarmaji, Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) tahun ini kembali memberikan penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2018. Itu diberikan kepada daerah yang mendukung pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak. 

Penghargaan itu bertujuan agar pemerintah daerah setempat dapat mendorong keluarga-keluarga, masyarakat, dan media wilayahnya untuk semakin paham dalam upaya pemenuhan hak anak. Pemerintah juga didorong melakukan kebijakan, program, dan kegiatan yang menjamin agar hak anak  bias terpenuhi. “melalui program ini, Kementrian PP-PA berusaha keras mendorong pemenuhan hak anak dan perlindungan keluarga untuk mewujudkan Indonesia Layak Anak (IDOLA) pada 2030”, jelas Sudarmaji. (Sar).