Sambut Tahun Baru Islam 1440 H, Gelar Tabligh Akbar

Iklan Semua Halaman

.

Sambut Tahun Baru Islam 1440 H, Gelar Tabligh Akbar

Sku Metropolitan
Selasa, 18 September 2018

SUBANG, METRO- Pemerintah Kabupaten Subang dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1440 Hijriyah, tahun 2018, menggelar Tabligh Akbar, dengan penceramah Ustd. Wijayanto di halaman kantor Bupati Subang, Rabu (13/9/2018).
Pantauan Metropolitan, hadir dalam acara kegiatan tersebut yakni, selain Plt. Bupati Subang, Forko pimda Subang, Kemendag Kabupaten Subang, Ketua MUI Kabupaten Subang, Para Kepala OPD Kabupaten Subang, Pimpinan BUMN& BUMD, Pimpinan Lembaga se-Kabupaten Subang, Para Camat se-Kabupaten Subang, seluruh Kepala Desa/Kelurahan se-Kabupaten Subang, para Alim Ulama, tokoh masyarakat, Pini Sepuh Subang, serta ibu-ibu majelis ta'lim se-Kabupaten Subang.


Plt. Bupati Subang H. Ating Rusnatim SE dalam sambutannya menyampaikan bahwa esensi daripada hijrah adalah menuju peningkatan kualitas keislaman yang Rahmatan Lil. Alamin. Dengan memperingati tahun baru hijriyah juga berarti kilas balik perjalanan kehidupan dalam satu kebelakang serta memahami sekaligus menerapkan filosopi hijrah sebagai sebuah titik tolak peningkatan kualitas diri baik lahiriah maupun bathiniah.
"Saya berharap dengan semangat tahun baru islam 1 muharam 1440 Hijriyah kita tingkatkan kepedulian sosial antar sesama. Mudah-mudahan masyaralat Kabupaten Subang dengan me masuki tahun baru ini keimanan dan ketaqwaan kita akan meningkat menuju Subang yang Bal datun thoyyibatun wa robbun ghafur," tuturnya.
Ustad Wijayanto dalam pemaparan ceramahnya mengatakan, ia merasa bangga dan apresiasi kepada Kabupaten Subang yang sudah merayakan peringatan tahun baru Islam 1440 H ini, karena jarang daerah lain merayakan peringatan seperti ini. Islam semua penanggalan pakai kalender hijriyah baik kegiatan puasa, idul fitri, haji dan kegiatan lainnya. 

Kendati demikian, kala dalam menjalankan puasa ataupun haji kita jangan heran akan merasa kan pada saat musim hujan dan mungkin musim kemarau bahkan musim panas sekalipun sehingga tidak monoton melaksanakannya dan kita harus berbangga. (Deny)