Tanpa Kehadiran Bupati, Jamasan Pusaka Kyai Upas Terasa "Sepi"

Iklan Semua Halaman

.

Tanpa Kehadiran Bupati, Jamasan Pusaka Kyai Upas Terasa "Sepi"

Sku Metropolitan
Jumat, 21 September 2018


TULUNGAGUNG, METRO- Tombak Kyai Upas ,pusaka kerajaan Mataram Islam yang menjadi cikal bakal sejarah Kabupaten Tulungagung, Jumat(21/9/2018) dimandikan ( Jamas).


Upacara ritual Jamasan Kanjeng  Kyai Upas didahului dengan iring-iringan tari reog kendang serta para prajurit yang mengawal para dayang pembawa air dari sembilan mata air . air tersebut lalu dicampur dengan kembang setaman untuk menjamas pusaka kyai Upas .

pada ritual Jamasan ,ada sejumlah pantangan ( larangan)seperti kaum perempuan tidak boleh melihat langsung Tombak kyai Upas ,sebab menurut cerita  ,Kanjeng Kyai Upas berjenis kelamin laki-laki dan pantang dilihat perempuan saat di jamas.

Hadir dalam upacara ritual tersebut , wakil Bupati Tulungagung terpilih 2018 . Drs.Maryoto Birowo , Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar , Dandim 0807 Tulungagung , Plh Bupati Tulungagung ,Ir Indra Fauzi , kepala OPD lingkup Pemkab Tulungagung serta Tokoh Masyarakat .

Ketua panitia prosesi Jamasan ,Heru Santoso yang juga kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung menyampaikan , bahwa upacara prosesi ritual Jamasan pusaka Tombak Kyai Upas merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan setiap bulan suro setelah tanggal 10 suro dalam penanggalan Jawa .

"Jamasan kyai Upas ini bertujuan untuk melestarikan warisan budaya yang mempunyai nilai-nilai budaya luhur agar tetap lestari" .kata Heru

Sementara itu Plh Bupati Tulungagung , Indra Fauzi dalam sambutanya mengatakan ,terimakasih kepada panitia yang telah menyelenggarakan Upacara ritual jamasan Tombak kyai Upas dengan tertib dan lancar . 
" kegiatan Upacara Jamasan kyai Upas ini seluruhnya menggunakan dana dari APBD Kabupaten Tulungagung 2018 , dan saya mengucapkan terima kasih kepada panitia yang sudah menyelenggarakan ritual ini dengan lancar dan tertib" pungkas Indra Fauzi.

sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya pada jamasan Tombak kyai Upas kali ini terasa kurang greget , sebab Bupati Tulungagung tidak bisa hadir karena sedang menjalani proses hukum di KPK .( Sar)