Alasan Libur, PT. Clipan Finance Input Data Terlambat

Iklan Semua Halaman

.

Alasan Libur, PT. Clipan Finance Input Data Terlambat

Sku Metropolitan
Jumat, 19 Oktober 2018


BEKASI,METRO - Sistem Management perusahaan pembiayaan kredit PT.Clipan Finance Indonesia,Tbk Cabang Bekasi Ruko Grand Mall Blok D 30-31 JL. Jend. Sudirman, Kelurahan Kranji, Kota Bekasi di pertanyakan Franklin S Trenol suami kreditur Vera Titian,yang secara sepihak  melayangkan surat peringatan tunggakan pembayaran aggsuran. Padahal, Ia, sudah membayar kewajibannya sebelum jatuh tempo. lantaran dirinya kecewa. Dua tuntutan itu, yakni pertama, memuat permintaan maaf PT Clipan Finance Tbk kepada istrinya Vera Titian yang harus dimuat di media nasional.


Namun melalui manager Pt CFI ,Tbk, Edwin dan Anja  Kepala Divisi Colection mengaku tak bersedia memenuhi dua tuntutan kreditur tersebut dengan alasan permintaannya itu terlalu memberatkan keuangan Pt. CFI.

"Kami tak bisa memenuhi dua tuntutan itu karena, kami menilai terlalu memberatkan managemen karena kondisi keuangan perusahaan dan cicilan kredit mobilnya masih 3 tahun lagi ," dalih Edwin saat konferensi persnya di kantor Pt. CFI, Rabu (17/10/2018).

Sikap Pt CFI ini dilatarbelakangi karena manajemen Pt CFI mengaku sudah meminta maaf secara tertulis kepada kreditur dan  secara tidak langsung kesalahan itu bukan diakibatkan oleh managemen tetapi karena sistem data mengalami error. Akibatnya input pembayaran kreditur melalui virtual account mengalami keterlambatan.

"Apalagi saat itu libur panjang dan perusahaan tutup akibatnya sistem mengalami delay," jawab Anja beralasan.

Namun Franklin tetap tak mau kompromi kata Edwin, suami Vera ini tetap mengajukan dua tuntutan itu harus dilaksanakan perusahaan CFI. Akibatnya sampai saat ini belum ada keputusan apapun diantara dua pihak, ucap Edwin.

Sebelumnya Sistem Management perusahaan pembiayaan kredit PT.Clipan Finance Indonesia,Tbk Cabang Bekasi Ruko Grand Mall Blok D 30-31 JL. Jend. Sudirman, Kelurahan Kranji, Kota Bekasi di pertanyakan nasabah yang ugal ugalan melayangkan surat peringatan tunggakan pembayaran aggsuran. Padahal, Ia, sudah membayar kewajibannya sebelum jatuh tempo . Hal tersebut disampaikan, Franklin Esramol, kepada awak wartawan  kamis (11/10/2018) saat berada di depan kantor  PT.Clipan Finance Indonesia, Tbk, cabang Bekasi, Ruko Grand Mall.

Franklin mengatakan, pada jumat (22/6/2018) menerima surat peringatan yang berisikan himbauan agar segera membayar anggsuran kendaran mobil beserta keterlambatannya. 

“Padahal jauh sebelumnya, ia sudah membayar anggsuran tanggal 8 juni 2018,”ucap Franklin 
“Saya kecewa merasa kecewa karena saya dikasih peringatan, saya sudah bayar dikasih perigatan,” ujar Franklin.

Franklin menyampaikan  kalau pembayaran anggsuran itu melalui Transfer Bangking dengan Virtual Account, artinya sistem langsung membaca dan mengkomfirmasi semua konsumen secara instant, otomatis, serta di kontrol sistem bank.

Hal ini juga terjadi di bulan sebelumnya yakni Mei 2018  yang di hubungi pihak kantor pusat PT.Clipan Finance Indonesia,Tbk melalui telepon untuk membayar anggsuran,pada hal menurut Franklin sudah melaksanakan kewajibanya sebelum jatuh tempo.

“Sebelum menelepon, pastikan dulu anda telah mengecek pembayaran Komsumen,dan hal ini jagan terulang lagi ” kata Franklin saat menjawab telpon PT.Clipan Finance Indonesia,Tbk.

Franklin mengatakan, karena menerima  SP tersebut, istrinya  juga sempat marah dan menaruh rasa curiga dan tidak percaya akan penjelasanya, 

Diakuinya sebelumnya beberapa waktu yang lalu telah menemuin kepala cabang meminta penjelasan akan sp tersebut kenapa dirinya dikasih surat peringatan padahal sudah melakukan pembayaran , 

“saat itu kepala cabang memintanya dikasi waktu untuk menjawab, tapi hingga kini belum ada jawabanya,” Pungkasnya. (Red/Gunawan).