Diduga Tidak Memilik Perencanaan, Pemkot Tutup Galian PDAM Tirta Bhagasasi

Iklan Semua Halaman

.

Diduga Tidak Memilik Perencanaan, Pemkot Tutup Galian PDAM Tirta Bhagasasi

Sku Metropolitan
Minggu, 28 Oktober 2018


BEKASI, METRO - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Patriot, milik Pemerintah Kota Bekasi, menghentikan galian proyek pemasangan pipa PDAM Tirta Bhagasasi, milik Pemerintah Kabupaten Bekasi di jalan Perjuangan Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara.

Pipa PDAM Tirta Patriot Diangkat 
Pasalnya pelaksanaan galian tersebut tanpa koordinasi dan di tempat yang sama terlebih dulu pipa PDAM Tirta Patriot sudah terpasang. Sehingga dikhawatirkan terjadi kerusakan karena galian tersebut. Oleh PDAM Tirta Patriot tanah yang terlanjur digali tersebut diminta ditutup kembali.


"Seharusnya pihak PDAM Tirta Bhagasasi berkoordinasi terlebih dahulu kepada PDAM Tirta Patriot,"tegas  Direktur Bidang Teknis, PDAM Tirta Patriot, Tjetjep Achmadi, Kamis (25/10/2018)


Dikatakan proyek pemasangan pipa milik PDAM Tirta Bhagasasi berada di wilayah administrasi Kota Bekasi. Artinya harus koordinasi dengan pihak PDAM Tirta Patriot mengingat wilayah pelayanan Kota. Tjejep mengakui awalnya, kawasan tersebut merupakan sebagian wilayah pelayanan PDAM Tirta Bhagasasi.


Namun demikian lanjutnya,  wilayah tersebut sudah satu setengah tahun ini diserahkan ke PDAM Tirta Patriot melalui MoU.  Untuk itu, ungkapnya, PDAM Tirta Bhagasasi harus koordinasi karena sudah melintasi wilayah Kota Bekasi.

Hal lain, sambung Tjetjep, soal pemisahan asset sampai saat ini belum terlaksana, dan masih dalam hitungan. Hal tersebut mestinya jadi perhatian pihak PDAM Bhagasasi untuk tidak melakukan pengembangan sampai ada kesepakatan pemisahan asset .


“Penghentian galian pipa PDAM Tirta Bhagasasi perintah langsung dari Direktur Utama PDAM Tirta Patriot. Dan urusan koordinasi itu ditingkat Direksi,”jelas Tjetjep, mengaku akan mengawal pekerjaan pemulihan jaringan pipa yang telah tertanam di dalam tanah seperti semula.


Ditempat terpisah Walikota Bekasi, Dr.Rahmat Effendi, dikonfirmasi tentang pengembangan pipa PDAM Tirta Bhagasasi di wilayah Kota Bekasi, memberi apresiasi atas penyetopan yang dilaksanakan PDAM Tirta Patriot. Dia mengatakan harusnya pihak PDAM Tirta Bhagasasi tidak lagi melakukan pengembangan di wilayah Kota Bekasi.


“Jangan ada pemasangan pipa lagi di Kota Bekasi oleh PDAM Tirta Bhagasasi, karena antara Tirta Bhagasasi dan Tirta Patriot saat ini sedang melakukan inventarisir untuk dilakukan pemisahan asset.,”tegas Ketua DPD Golkar Kota Bekasi usai sosialisasi Kartu Sehat di wilayah Jatisari.


Ada pun, lanjut Bang Pepen sapaan akrab Walikota Bekasi, pihak PDAM Tirta Bhagasasi akan melakukan ekspansi ke Kota Bekasi, dia harus izin koordinasi dengan SDM PDAM Tirta Patriot.  Untuk memudahkan dalam perhitungan asset kedepannya.
Sementara itu Ketua Umum LSM Pedui Anak Bangsa, Drs Holder S, ketika diminta tanggapannya tentang penutupan proyek penggalian pila PDAM Tirta Bhagasasi menuturkan, Direksi PDAM Tirta Bhagasasi diduga tidak memiliki program kerja yang matang. Padahal di wilayah Kabupaten Bekasi di daerah Buni Bakti atau daerah lain masih banyak masyarakat yang membutuhkan air bersih.

Kalau PDAM Tirta Bhagasasi mempunyai program atau perencanaan pengembagan pemasangan pipa,  kenapa dilokasi yang sudah ada pipa PDAM Patriot di ditanam lagi Pipa PDAM Tirta Bhagasasi? Proyek tersebut hanya untuk menghamburkan uang perusahaan bukan meningkatkan pelayanan, tuturnya.

Holder menambahkan, dengan ditutupnya proyek pemasangan pipa PDAM Tirta Bhagasasi menunjukkan ketidak mampuan membuat program kerja demi kemajuan usaha. Padahal PDAM Tirta Bhagasasi baru mendapat suntikan dana dari Kabupaten Bekasi melalui APBD-P sebesar Rp 197.973.477.000, dari Rp 250.000.000.000, yang diajukan. Kalau dana tersebut digunakan ke kegiatan atau proyek yang tidak jelas perencanaan nya, apakah tidak merukikan pemilik perusahaan?. Pemda Kabupaten Bekasi selaku pemilik perusahaan harus melakukan evaluasi terhadap program atau perencanaan yang dilakukan Direksi PDAM Tirta Bhagasasi. Jagan uang yang telah digelontorkan ratusan juta rupih tidak bermanfaat bagi perusahaan dan masyarakat, tambahnya. (Nugie/dpt).