Gabungan LSM Pendekar Dan Bhineka Demo Ke- Kantor Kejari

Iklan Semua Halaman

.

Gabungan LSM Pendekar Dan Bhineka Demo Ke- Kantor Kejari

Sku Metropolitan
Rabu, 10 Oktober 2018


SUBANG, METRO- Ratusan massa gabungan LSM Pendekar dan Bhineka Subang menggelar aksi unjuk rasa ditiga kantor instansi pemerintah, Selasa (09/10/2018).

Sasaran massa Gabungan LSM Pendekar dan Bhineka yang digeruduk tiga kantor instansi pemerintah diantaranya adalah Kantor Kejaksa an Negeri Subang, Satpol PP dan Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Subang.

Pantauan SKU. METRO, dalam aksinya massa gabungan LSM tersebut menuntut penegakan hukum dari Kejaksaan Negeri Subang jangan loyo dan pandang bulu dalam menyelesaikan perkara.

“Kejari jangan loyo. Banyak kasus yang belum tuntas. Oleh karena itu kita mendesak Kejari untuk tegas dan jangan tebang pilih,” kata Ketua LSM Bhineka, Endang Supriadi.

Usai melaksanakan orasi di Kejaksaan, massa mendatangi Kantor Satpol PP dan Kantor DPMPTSP Subang. Dalam orasinya yang disampaikan Ketua LSM Pendekar, Wahyudin, para pejabat di Kabupaten subang selalu tertidur saat masyarakat menyampaikan keluahan nya. Seperti yang terjadi sekarang ini.   

Dua organisasi massa tersebut menyuarakan penolakan terhadap Minimarket ilegal, yang mematikan usaha masyarakat.


Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Subang,  Ahmad Sobari, dihadapan massa gabungan LSM Pendekar dan Bhineka itu, mengungkapkan, saat ini memang moratorium untuk minimarket sudah dicabut. 

“Kita tidak bisa gegabah, ini keputusan bersama,” ungkap Ahmad Sobari.

Selain itu, awalnya terdapat 70 toko modern atau minimarket ilegal, kini telah berkurang menjadi 51 minimarket. 

“Jadi untuk penindakan minimarket yang ilegal kita tinggal menunggu perintah dari Bupati,” pungkasnya. *Deny/Abh*