Kapolres Berikan Penghargaan Kepada Pelajar

Iklan Semua Halaman

.

Kapolres Berikan Penghargaan Kepada Pelajar

Sku Metropolitan
Rabu, 17 Oktober 2018


BEKASI, METRO - Muhammad Al Visa (16 tahun), pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Bekasi, mendapat penghargaan dari Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Selasa (16/10/2018). Anugerah itu diberikan karena Al Visa telah menggagalkan aksi perampokan.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto yang langsung memberikan penghargaan itu di halaman Mapolrestro Bekasi Kota, Kota Bekasi.

"Saya salut dengan keberanian korban dalam menghadapi pelaku kejahatan. Tindakan korban perlu diapresiasi," kata Kapolres, Selasa (16/10/2018).

Menurut Kapolres, aksi heroik korban bisa dijadikan contoh bagi masyarakat dalam membantu memerangi aksi kriminalitas.

Namun, kata Kapolres, masyarakat diimbau berhati-hati bila menghadapi pelaku kejahatan yang membawa senjata tajam atau senjata api. "Kalau memungkinkan untuk melawan, pelaku harus dilawan. Tapi kalau tidak segera laporkan ke anggota polisi secepatnya," ujar Kapolres.

Sementara itu, Muhammad Al Visa tidak menyangka bisa memperoleh penghargaan dari kepolisian setempat. Tindakannya melawan aksi perampokan itu karena ingin menyelamatkan ponsel yang dirampas tersangka. "Kalau ditanya bangga pasti saya bangga. Saya melawan mereka (pelaku) karena tidak terima ponsel saya diambil paksa," katanya.

Aksi itu terjadi saat dia berjalan kaki di pinggir jalan di Perumahan Kologad, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondokmelati, Kota Bekasi, Selasa (9/10/2018) siang. Saat menuju sekolah, tiba-tiba dia dipepet oleh dua remaja bersenjata celurit yang mengendarai satu unit sepeda motor.

Pelaku IB (19 tahun) yang dibonceng, langsung merebut ponsel korban. Sementara pelaku AS (18 tahun) bersiaga di atas sepeda motornya.

Perbuatan pelaku memancing reaksi korban yang secara spontan melawannya dengan menarik kembali ponselnya. Bahkan Muhammad sempat merangkul leher keduanya hingga, IB dan AS terjatuh dari atas sepeda motor. Kesal dengan perlawanananya, kedua pelaku sempat memukul Muhammad hingga memancing perhatian warga setempat.

Selanjutnya, warga mengamankan IB dan AS ke Mapolsek Pondokgede untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancamannya, penjara di atas lima tahun. Selain memberikan penghargaan kepada Muhammad, Kapolres juga memberikan penghargaan kepada tim pembangunan Kantor Pelayanan Kesuksesan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) di wilayah kepolisian setempat. (ELY)