Pasca OTT KPK, Bupati Neneng Bersumpah Tidak Tau

Iklan Semua Halaman

.

Pasca OTT KPK, Bupati Neneng Bersumpah Tidak Tau

Sku Metropolitan
Senin, 15 Oktober 2018


BEKASI, METRO- Pasca penyegelan ruangan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat reaksi orang nomor satu di Kabupaten berjuluk Industri itu.


Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin secara lugas menegaskan tak tahu soal kasus tangkap tangan terhadap anak buahnya di Dinas PUPR.

Polikus Golkar itu bersumpah atas nama Tuhan yang maha esa bahwa dirinya tak terlibat atas kasus tersebut.

“Saya demi Allah nggak tahu," ujar Neneng kepada wartawan di Pemkab Bekasi, Cikarang, Senin (15/10).

Neneng mengaku masih menunggu kabar resmi langsung dari KPK yang menangani perkara itu dan akan berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Ia baru menerima kabar dari Sekda Uju melalui sambungan telpon selulernya (ponsel). Namun baru sebatas ada penyegelan semata.

“Jadi siapanya (yang ditangkap,red) juga nggak tahu. Izinnya apa saya nggak tahu juga. Di internet kan disebutnya ada 10 orang (yang diamankan)," tegas Neneng.

Sementara Kepala bagian ( Kabag)  Humas dan Protokol  Kabupaten bekasi, Edward Sutarman saat dikomfirmasi SKU Metropolitan melalui WathsAPP minggu (14/10) .membenarkan Informasi adanya  KPK mengeledah dan  menyegel 4 ruangan kerja yakni, ruangan Kepala Dinas, 2 ruangan Kepala Bidang (Kabid) dan 1 lagi ruangan Sekretaris Dinas.

Namun saat ditanya terkait apakah pejaabat yang mendapingi KPK saat melakukan penyegelan, Edward mengatakan bahwa pejabat PUPR belum ada konfrimasi

 “ini saya lagi tunggu kabar,” kata Edward. (Martinus).