Pasca OTT Pemda Sepi, ASN Kompak Diam

Iklan Semua Halaman

.

Pasca OTT Pemda Sepi, ASN Kompak Diam

Sku Metropolitan
Senin, 15 Oktober 2018


Pasca Opresi TangkapTangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta penyegelan beberapa ruangan Kantor di Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Minggu (14/10) petang hari, mengejutkan semua pegawai Pemda.

Saat megawali hari kerja di minggu ke tiga ini, suasana menjadi hening, karena meski ada beberapa orang yang lalu lalang di lingkungan perkantoran, dan sebagian terlihat bergerombol sambil berbincang-bincang, entah apa yang di bincangkan. Tetapi dari pantauan kami, yang dibincangkan masih tentang OTT KPK Minggu sore itu.

Mengenai hal tersebut, tidak ada pegawai yang mau memberikan keterangan sedikit pun. Bahkan terkesan menghindar dan tidak mau memberikan keterangan serta menjawab pertanyaan wartawan, yang datang menghampirinya.    

Penyegelan beberapa ruangan di Dinas PUPR, sempat simpang siur, karena saat penyegelan bertepatan dengan hari libur kerja (Minggu 1/10). Semua gedung dalam keadaan terkunci terkecuali rangan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpo PP) yang sedang tugas Piket.

Dari hasil obrolan beberapa sosial kontrol, menimbulkan beberapa pertanyaan, siapa yang membuka pintu gedung menuju ruangan Dinas PUPR?. Tim KPK yang melakukan penyegelan di beberapa ruangan pejabat di Dinas PUPR pasti didampingi pegawai yang berdinas di Pemda Kabupaten Bekasi. Apakah tim KPK hanya di dampngi Satpol PP?.

Pertanyaan tersebut timbul dikarenakan uangkapan Bupati H. Neneng, yang menyatakan “tidak   tentang OTT dan penyegelan di Kantor Dinas PUPR”.  Kasus seperti ini kepala dearah tidak mengetahui kejadian, sangat tidak masuk akal. Petugas yang jaga di kantor Pemda yang mendapingi Tim KPK, pasti membuat laporan yang terjadi di lingkungan Pemerintahan Daerah Kabupaten.   (ely)