PT.Clipan Finance Indonesia,Tbk Cabang Bekasi Kecewakan Nasabah ?

Iklan Semua Halaman

.

PT.Clipan Finance Indonesia,Tbk Cabang Bekasi Kecewakan Nasabah ?

Sku Metropolitan
Kamis, 11 Oktober 2018


BEKASI,METRO – Sistem Management perusahaan pembiayaan kredit PT.Clipan Finance Indonesia,Tbk Cabang Bekasi Ruko Grand Mall Blok D 30-31 JL. Jend. Sudirman, Kelurahan Kranji, Kota Bekasi di pertanyakan nasabah yang ugal ugalan melayangkan surat peringatan tunggakan pembayaran aggsuran. Padahal, Ia, sudah membayar kewajibannya sebelum jatuh tempo.


Hal tersebut disampaikan, Franklin Esramol, kepada awak wartawan  kamis (11/10/2018) saat berada di depan kantor  PT.Clipan Finance Indonesia, Tbk, cabang Bekasi, Ruko Grand Mall.

Franklin mengatakan,pada jumat (22/6/2018) menerima surat peringatan yang berisikan himbauan agar segera membayar anggsuran kendaran mobil beserta keterlambatannya. 

“Pada hal jauh sebelumnya, ia sudah membayar anggsuran tanggal 8 juni 2018,”ucap Franklin 
“Saya kecewa merasa kecewa karena saya dikasih peringatan, saya sudah bayar dikasih perigatan,” ujar Franklin.

Franklin menyampaikan  kalau pembayaran anggsuran itu melalui Transfer Bangking dengan Virtual Account, artinya sistem langsung membaca dan mengkomfirmasi semua konsumen secara instant, otomatis, serta di kontrol sistem bank.

Hal ini juga terjadi di bulan sebelumnya yakni Mei 2018  yang di hubungi pihak kantor pusat PT.Clipan Finance Indonesia,Tbk melalui telepon untuk membayar anggsuran,pada hal menurut Franklin sudah melaksanakan kewajibanya sebelum jatuh tempo.

“Sebelum menelepon, pastikan dulu anda telah mengecek pembayaran Komsumen,dan hal ini jagan terulang lagi ” kata Franklin saat menjawab telpon PT.Clipan Finance Indonesia,Tbk.

Franklin mengatakan, karena menerima  SP tersebut, istrinya  juga sempat marah dan menaruh rasa curiga dan tidak percaya akan penjelasanya, 

Diakuinya sebelumnya beberapa waktu yang lalu telah menemuin kepala cabang meminta penjelasan akan sp tersebut kenapa dirinya dikasih surat peringatan padahal sudah melakukan pembayaran , saat itu kepala cabang memintanya dikasi waktu untuk menjawab, tapi hingga kini belum ada jawabanya.

“Makanya hari ini saya disini menunggu kepala cabang sampai memberikan jawaban,”terangnya.
Masih ditempat yang sama salah satu nasabah PT.Clipan Finance Indonesia, Tbk  cabang Bekasi Frederich, warga Pekayon, mengatakan merasa kecewa dengan tindakan managemen Clipan Finance Frederich, dengan adanya biaya biaya tambahan yang tidak dijelaskan dalam kontrak.

Lanjutnya kedatangannya ke PT.Clipan Finance Indonesia, Tbk  cabang Bekasi, untuk mengambil Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor ( BPKB)  yang lunas anggsuran dua tahun yang lalu. 

“Tapi,saat hendak mengambil BPKB , pihak managemen PT.Clipan Finance Indonesia, Tbk menyampaikan membayar biaya penanganan,” kata Frederich.

“Kalau Denda karena keterlambatan, menurut saya adalah wajar, kita bayar, tapi ini biaya penaganan apa?” katanya heran.

Frederich menyampaikan biaya penanganan tersebut cukup lumayan besar yaitu  sekali, menerima surat peringatan karena telat bayar  maka nasabah dikenakan biaya penangan, Rp.1,5 jt,”jelas Frederich.
“Jadi  bila surat peringatan keterlambatan 4 kali diterima ,maka biaya penanganan yang dibebakan ya 4 kali Rp 1,5jt,” ungkapnya. 

Kata  Frederich , Memang Nasabah memiliki  kontrak ( perjanjian ) mengikat , seharusnya bilamana adanya biaya tambahan diluar dari denda karena telat bayar, sebaiknya managemen PT.Clipan Finance Indonesia, Tbk menjelaskanya sebelum ditanda tangani.

Kekalahan sebagai konsumen/Nasabah bahwa jaminan ada disini ( Red- PT. Clipan Finance Indonesia, Tbk  cabang bekasi Ruko Grand Mall) ,sebab bila dilapor kepada Perlindungan Lembaga komsumen, tentu waktu dan biaya lagi terkuras, “makanya saat mencoba untuk melakukan komunikasi dengan pihak mangemen namun selalu berkelit bahwa sudah terinput dalam sistem dan harus membayarnya terlebih dahulu,” Pungkasnya.

Nampak berdasarkan pantau PT. Clipan Finance Indonesia, Tbk  cabang bekasi Ruko Grand Mall ,tidak ada pelayanan dan beberapa nasabah harus pulang.

Sementara Head Collection PT. Clipan Finance Indonesia, Tbk Cabang Grand Mall Bekasi, Edwin saat di hubungi melalui celluler mengatakan bahwa dia akan menjelaskanya dikantor dan akan menghubungin awak media kembali ( Martinus).