Sekolah Terima Komputer, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi

Iklan Semua Halaman

.

Sekolah Terima Komputer, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi

Sku Metropolitan
Kamis, 01 November 2018


BEKASI, METRO- Pengadaan komputer oleh Dinas Pendidikan Kota Bekasi untuk UNBK 2018 sebanyak 2.550 unit dari APBD pemerintah setempat diragukan spesipikasinya. Komputer yang dikirim ke sekolah merk Asus dan Lenovo bentuk PC dan laptop. Tiap sekolah menerima dengan jumlah bervariasi, artinya sesuai laporan sekolah tentang jumlah kepemilikan komputer sebelumnya. Demikian pengakuan sejumlah kepala sekolah kepada Metropolitan.


Menurut mereka, sekolah hanya menerima saja. Masalah isi dalamnya komputer tidak tahu menahu, yang penting komputer sudah diterima sekolah, itu saja. Hanya, dugaan sekolah ada yang tidak sesuai spesipikasi, seperti headsed tidak jelas suara alias kualitas jelek, selanjutnya CD DOS (Disk Operating System) Windows 10 orginal dan Random Acces Memory (RAM) 8 GB, sementara spesifikasi diduga RAM 4 GB.

Pihak sekolah telah mendatangi Kejaksaan Bekasi terkait spesifikasi komputer terutama headshead untuk melakukan pengusutan agar pihak kegita dapat menggantinya sesuai spesifikasi yang dibutuhkan. Para guru-guru SMP Negeri dari 12 kecamatan telah mendatangi kejaksaan dan melaporkan kuantitas dan kualitas komputer yang diterima sekolah, aku beberapa kepala sekolah.

Diantaranya, SMP Negeri 33 menerima 90 unit kompter, 60 unit diantaranya berupa laptop merk Asus, 30 unit bentuk pc komputer mert Lenovo. “Kami tidak tahu persis berapa jumlah CD DOS wind 10 yang diterima sekolah, dan apakah orginal atau copyan.. Tapi yang kami datangi pihak Kejaksaan melaporkan masalah headsed yang tidak jelas suaranya. Itu disemua di SMP Negeri se Kota Bekasi,” kata Sarpras sekolah setempat.

Menurutnya, telah menerima seluruh komputer, tetapi isinya, apakah  sesuai  spesifikasi,  tidak mengetahui persis, yang penting sekolah telah menerima semuanya, tinggal digunakan, katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzie mengatakan, tidak begitu mengetahui secara pasti, karena PPKnya Kabid Dikdas, Uu Saipul Mikdar, sementara pengguna anggarannya Sekda. Meski demikian, akan dikomunikasikan dengan PPKnya, kata Ali.

Sumber di Disdik Kota Bekasi menyebutkan, meski bentuk lelang e-katalog, tapi rekanan memiliki banyak peluang untuk mendapatkan keuntungan lebih besar. Salah satu dengan memainkan isi dalam komputer, artinya bisa bungkusnya Lenovo atau asus, tetapi dalamnya merk lain. Kemudian mengurangi volume, misal dari RAM 8 GB menjadi RAM 4 GB dan paling berpeluang adalah jumlah CD DOS orginal dengan win 10. Artinya hanya memberikan beberapa CD DOS orginal dan copyan, Sementara jumlah CD DOS harus sesuai jumlah unit komputer. Misal, 2.250 unit komputer tentu harus 2.250 CD DOS wind 10 orginal dan tidak dibenarkan bentuk copyan, ungkap sumber. (Shg).