Besi Aset Dearah “Dijadikan” Proyek

Iklan Semua Halaman

.

Besi Aset Dearah “Dijadikan” Proyek

Sku Metropolitan
Senin, 12 November 2018


MUSIRAWAS, METRO- Kegiatan pemasangan portal pada proyek pengaspalan jalan, muncul persoalanS dikalangan pemborong. Pasalnya, oknum pegawai Dinas PU Bina Marga Musirawas, Sumatera Selatan, diduga telah menjual besi bekas aset daerah kepada pemborong tanpa lelang dijadikan proyek.
 
sedang terjadi pengelasan Besi aset Negara dijadikan Portal
Menurut sumber, minta namanya jangan disebutkan, belum lama ini (25/10/2018), mengatakan tahun 2018 di Dinas PU Bina Marga Musirawas jumlah proyek pengaspalan jalan sebanyak sekitar 50 lebih dan dalam proyek itupun ada item pekerjaan pemasangan portal.

Besi yang dipakai untuk portal jalan diduga menggunakan besi bekas proyek jembatan  yang tertumpuk disamping Kantor PU Bina Marga Musirawas adalah aset daerah. Parahnya,besi tersebut oleh oknum pegawai Dinas PU Bina Marga diduga dijadikan ajang proyek dan dijual kepada pemborong dengan harga satu portal dipatok Rp.7.500.000,-tanpa ada potongan PPH dan PPN

Seharusnya soal pembuatan portal pemborong buat sendiri, karena di RAB kegiatan tersebut ada belanja item pemasangan portal. Coba hitung secara ala matematika, jika satu portal  Rp.7.500.000 dikalikan jumlah proyek pengaspalan sekitar 50, jadi jumlah uangnya Rp 300 juta, wow banyak sekali mereka bancai kegiatan tersebut.

“Alangkah beraninya dan banyak sekali oknum pegawai Dinas PU Bina Marga dapat duit, karena besi bekas proyek jembatan aset daerah dijadikan proyek buat pemasangan portal tanpa prosedural  dan yang ngambil duit dengan pemborong adalah pegawai PU itu sendiri pak Trisna Aprizal”, ujarnya.

Sementara itu, Trisna Aprizal selaku Kasi Peralatan dan Perbekalan, Dinas PU Bina Marga Musirawas, minggu lalu (30/10/2018), saat dikonfirmasi berapa kali pertanyaan mengenai anggaran dari mana kegiatan pemasangan portal jalan, Dirinya gelisah dan kelihatan salah tingkah dengan tanggapan atau jawaban selalu berubah-rubah. Kadang menjawab menggunakan uang pribadi, kadang uang Dinas PU dan terakhir jawabannya menggunakan uang APBD.

Dalam tahun ini proyek peningkatan jalan dengan pekerjaan pengaspalan yang ada pemasangan portal sebanyak kurang lebih 50 Proyek. Pembuatan dan pemasangan portal adalah instruksi dari Bupati Musirawas, tujuan agar jalan baru dibangun tidak cepat rusak.

Soal ini juga sudah disampaikan Kepala Dinas PU Bina Marga dan Kepala Dinas sudah mengizikan dan tidak ada masalah besi bekas aset daerah tersebut dibuat untuk pemasangan portal jalan. Katanya, kita ini seperti juragan bogor biar rugi asal tersohor.

“Yang jelas kegiatan pemasangan portal dianggarkan dana APBD, Dalam RAB biaya pekerjaan pembuatan dan pemasangan satu portal senilai Rp.7.500.000,- , dengan spec menggunakan besi bekas dengan tebal 8 mm”, jelasnya.

Dirinya juga membantah keras dan tidak benar informasi tentang pihak Dinas mengarahkan pemborong untuk buat portal jalan beli ke pihak Dinas PU, apalagi sampai mengambil uang sebesar itu.

“Yang jelas tidak ada pemborong menyetor duit kepada saya, soal pembuatan dan pemasangan portal pemborong menggunakan uangnya sendiri, silahkan saja mau kemana pemborong mau buat besi portal, dari pihak kami tidak ada mengarahkan kesana kesini. Dalam hal ini saya bukan selaku pengawas, bukan juga PPTK, apalagi PPK tambah jauh”, bantahnya, sembari minta nama siapa kasih informasi ini pasti orang itu tidak senang dengan saya.

Kepala Dinas PU Bina Marga Musirawas, Aidil Rusman, belum bisa ditemui, minggu lalu, (2/11/2018), menurut stafnya bapak lagi pergi umroh. (Toni/Nasrul).