Komisi I DPRD Kab Bekasi, Berharap BBWM Dapat Tingkatkan PAD

Iklan Semua Halaman

.

Komisi I DPRD Kab Bekasi, Berharap BBWM Dapat Tingkatkan PAD

Sku Metropolitan
Kamis, 15 November 2018


METRO,BEKASI - Kekayaan Alam yang dimiliki Kabupaten Bekasi sagatlah potensial dalam meningkatkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah, Kenapa tidak, salah satu kawasan tambun utara terdapat sumber daya alam minyak dan gas. Dalam mengelola migas tersebut, selama bertahun-tahun pemerintah menunjuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang khusus mengelola migas di wilayahnya. Tepat pada 30 Desember 2002, pemerintah membentuk PT Bina Bangun Wibawa Mukti (BBWM/Persero).

Berdasarkan catatan Pemkab Bekasi, setoran PAD dari sektor migas tahun Rp70 miliar 2012 untuk tahun tahun 2013 Rp37 miliar, tahun 2014 Rp30 miliar (2014), tahun 2015 Rp16 miliar , tahun 2016 Rp11,5 miliar dan tahun 2017 Rp2,5 miliar.

Menurut Anggota Komis I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi Teten Kamaludin mengatakan merosot pendapatan BBWM hingga menurunya PAD yang disumbangkan kepada Pemkab Bekasi dapat dilihat dari bebera faktornya , salah satunya karena harga gas dunia  yang turun, dan sumur gas yang sudah tua tentu kandungannya mulai berkurang sehingga membutuhkan perbaikan yang berdampak berkurangnya jumlah produksi.

“Namun terhitung dari awal BBWM dibentuk dalam kondisi hari ini maka Pemerintah Kabupaten Bekasi sudah untung dan sebenarnya sudah diatas provitnya bila dibandingkan dengan BUMD lainnya,” kata Teten Kepada SKU Metropolitan, senin (11/11).

kemerosotan sekarang ini terjadi dapat diantisapasi dengan adanya inovasi yang dilakukan oleh BBWM, apakah pihak BBWM melakukan kajian terkait dengan sumber-sumber gas yang baru atau bisa dengan mengembangkan kor Bisnis yang baru contohnya hubungannya dengan Pertamina.

Kata Teten, bahwa ditahun 2017  BBWM telah menyelesaikan proses Build Operate and Transfer (BOT) dari PT Odira Energy Persada, pengelola teknis LPG Tambun.  Dimana hasil gas Kabupaten Bekasi dijual kembali ke PT Pertamina. “Dengan terobosan itu perusahaan BBWM bisa mendongkrak PAD dari sektor migas dan minyak dengan membuat berbagai peluangan memaksimalkannya,”ungkapnya.

 “Tinggal bagaimana Managemen BBWM ini , punya support dari pemerintah kabupaten Bekasi, yang juga  punya kesempatan mengelola kilang minyak yang baru,” tutur Teten.

Dirinya, juga berharap BBWM selaku perusahaan migas daerah harus terus melakukan terobosan inovasi pengelolaan dan penjualan migas. Sebab, sektor migas menjadi salah satu harapan terbesar penyumbang PAD selain pendapatan dari sektor lainnya di beberapa sektor.( Advetorial/Ely).