Perintah Ketua Umum PDI Perjuangan Dibacakan Pertama di Kabupaten Bekasi

Iklan Semua Halaman

.

Perintah Ketua Umum PDI Perjuangan Dibacakan Pertama di Kabupaten Bekasi

Sku Metropolitan
Minggu, 18 November 2018



BEKASI, METRO - Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Bekasi, kosolidasi Pertama roahshow Safari Kebangsaan  PDIP di Jawa-Barat, dipimpin langsung Seketaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP Bidang Organisasi PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat, di Kantor DPC PDIP Kabupaten Bekasi Jalan Inspeksi Kalimalang, Cikarang, Sabtu (17/11/2018).


Hadir menyambut rombongan DPP antara, lain Ketua DPD PDIP Jabar ,Tubagus Hasanuddin, Bendahara DPD PDIP Jawa Barat, Waras Wasisto, Ketua DPC PDIP Soleman, anggota DPR Fraksi PDIP Risa Mariska, Daniel Lumban Tobing, dan para kader partai besutan Megawati Soekarnoputri itu.

Pada kesempat itu Pengurus dan kader DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi menjadi yang pertama mendengarkan perintah Harian Ketua Umum Megawati Soekarnoputri yang disampaikan 
Sekjen DPP  PDIP Hasto Kristiyanto Hasto 

"Perintah harian itu demi tanggung jawab untuk mengemban kepercayaan dan amanat rakyat, mewujudkan Indonesia yang berdaulat di bidang politik, berdiri diatas kaki sendiri di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan," kata Hasto

Pertama, selalu berjuang menjaga dan membumikan Pancasila, UUD 45, NKRI dan kebhinekaan Indonesia dalam seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kedua, berjuang dengan sepenuh hati memenangkan PDI Perjuangan dan pasangan Jokowi-KH Maruf Amin dalam pileg dan pilpres yang dilakukan serentak nasional pada 17 April 2019 mendatang.

Ketiga, terus meningkatkan kerja sama, soliditas, dan kekompakan tiga pilar partai.

"Keempat, mengedepankan strategi gotong royong sebagai manifestasi ideologi partai dalam perjuangan memenangkan pileg maupun pilpres serentak nasional 2019.dan 
Kelima, menjaga martabat partai dan mengedepankan kepentingan partai diatas kepentingan individu maupun kelompok. Perintah harian itu ditandatangani Megawati 15 November 2019,"kata Hasto menyampaikan perintah harian dari putri Proklamator RI Bung Karno itu.


Hasto, menegaskan bahwa perintah dari ketum sudah jelas, dan harus dijalankan dengan penuh komitmen. Mereka pun ditanya kesanggupannya menjalankan perintah harian tersebut. "Apakah sanggup," tanya Hasto.

"Sanggup," balas ratusan kader partai berlambang banteng bermoncong putih itu.

Apalagi,  2019 adalah momen emas alias golden momen untuk menciptakan sejarah.Hasto mengatakan sejak era reformasi dan pemilu pada 1999, partai politik hanya mampu memang satu kali saja.

"Kini dengan dukungan rakyat, kepercayaan masyarakat, dan kerja ke bawah, PDIP bertekad menciptakan sejarah memenangkan pileg dan pilpres dua kali berturut-turut," ungkap Hasto.

Lanjutnya,  dengan memenangkan pileg dan pilpres, terlebih dengan dukungan partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK), maka pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin tidak hanya kuat karena mendapat dukungan dan legitimasi rakyat "Tapi juga kuat karena dukungan mayoritas parlemen. Dengan demikian stabilitas pemerintahan, kecepatan melaksanakan pembangunan jauh lebih hebat dari empat tahun yang sudah dilakukan Presiden Jokowi," kata Hasto.

Dirinya menjelaskan, pengalaman pasca Pilpres 2014, Jokowi-Jusuf Kalla butuh waktu satu tahun untuk konsolidasi. Karena itu, ke depan dengan dukungan rakyat dan parlemen yang kuat, maka kepemimpinan Jokowi bisa diteruskan lebih baik demi rakyat.
Hasto menegaskan, partai-partai yang tergabung dalam koalisi punya tanggung jawab melaksanakan keputusan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf yang merekomendasikan setiap KIK wajib menggerakkan teritorialnya bagi kemenangan pasangan calon nomor urut 01

Terpisah Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Nyumarno menyabut baik kabupaten Bekasi kosolidasi pertama roahshow safari Kebangsaan  PDIP dan penyampaian perintah Harian Ketua Umum Megawati Soekarnoputri 

"DPC PDI Perjuangan kabupaten Bekasi menargetkan perolehan 15 kursi pada Pemilihan Legislatif (Pileg) dan 60 persen suara untuk kemenangan Jokowi-KH Ma'ruf 
Amin di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 mendatang," kata Nyumarno

Pileg 2014 lalu itu kita memperoleh 8 kursi sementara di 2019 kita menargetkan 15 kursi di DPRD Kabupaten Bekasi. 2 kursi di DPRD Provinsi Jawa Barat dan 3 kursi di DPR RI

Selain kemenangan di Pileg, PDI-P juga menargetkan hal yang sama di Pilpres. Bersama Koalisi Indonesia Kerja, PDI-P Kabupaten Bekasi menargetkan mampu meraup 60 persen suara dari 1.957.541 hak pilih yang tersebar di 23 Kecamatan, 187 Desa/kelurahan dan 7746 TPS. 

Nyumarno, berkeyakinan bisa jadi kenyataan dan bukan hanya mimpi.
Untuk itu para kader partai, khususnya para Calon Legislatif (Caleg)  terjun langsung ke masyarakat dan merangkul semua konstituen.(Ely/Martinus)