Terkait Berita Mutasi, Oknum Wartawan Mengaku Pemred SKU Metropolitan Temui Humas SMN 5 Tamsel

Iklan Semua Halaman

.

Terkait Berita Mutasi, Oknum Wartawan Mengaku Pemred SKU Metropolitan Temui Humas SMN 5 Tamsel

Sku Metropolitan
Jumat, 02 November 2018


BEKASI, METRO- Terkait pemberitaan mutasi Kepala Sekolah SMAN 5 Tambun Selatan yang diduga belum dilengkapi Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat diduga dimanfaatkan oknum wartawan. Oknum wartawan tersebut mengaku sebagai Pimpinan redaksi Surat Kabar Umum Metropolitan kepeda Humas SMAN 5 Tambun Selatan.

Hal itu terungkap saat pemimpin Redaksi SKU Metropolitan memperkenalkan diri kepada Humas SMAN 5 Tambun Selatan, Tiur Malau, di acara resepsi perkawinan, Sabtu (20/9). Tiur mengatakan, “ Saya sudah ketemu dengan Pemimpin Redaksi SKU Metropolitan, saya sudah jelaskan, bahwa SK kepala sekolah SMAN 5 Tambun Selatan sudah ada. Saya lupa mengambil fotonya karena kami bertemu di warung sambil makn siang” jelasnya.

Seperti diberitakan koran ini, mutasi dua Kepala SMA Negeri di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, diduga rekayasa Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah III, Dinas Pendidikan Jawa Barat. Hal itu terbukti dua kepala sekolah yakni, Kepala SMA Negeri 5 Tambun Selatan dan Kepala SMA Negeri 1 Tambelang, yang di rotasi/mutasi, hingga berita ini dibuat, diduga belum dilengkapi Surat Keputusan (SK) Gubernur.

Kepala Bidang Pembinaan SMA pada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, ketika dokonfirmasi melalui pesan singkat mengatakan, “Seharusnya mutasi kepala sekolah harus ada Surat Keputusan (SK), tapi bisa telat karena dalam proses di bidang, atau bagian kepegawaian,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum LSM Peduli Anak Bangsa (PAB), Drs. Holder S, ketika dimintai tanggapannya tentang rotasi/mutasi dua kepala sekolah yang hanya dilengkapi berita acara serah terima dari KCD pendidikan wilayah III, menuturkan, rotasi/mutasi dilingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah jelas aturannya. Sebelum dilakukan rotasi, kepala sekolah yang akan di rotasi/mutasi sudah seharusnya menerima SK, setelah menerima SK, baru dilaksanakan berita acara serah terima, tuturnya.

Kepala Cabang Dinas (KCD) Wilayah III, Heri Pancila, ketika dikonfirmasi tidak berada ditempat. Dikonfirmasi melalui surat redaksi Nomor: 010/Konf/RED/MP/VIII.2018, yang diterima petugas, Rizky, tanggal 3 September 2018, juga tidak ada jawaban.  (Dpt)