Golkar Target 12 Kursi DPRD Kabupaten Bekasi

Iklan Semua Halaman

.

Golkar Target 12 Kursi DPRD Kabupaten Bekasi

Sku Metropolitan
Minggu, 30 Desember 2018


BEKASI, METRO-  Untuk memenangkan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019 yang akan digelar serentak pada 17 April 2019 mendatang, Partai Golkar Kabupaten Bekasi berupaya untuk memenangkan kontestasi tersebut.


Kendati, Bupati Bekasi yang juga merupakan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi, Neneng Hasanah Yasin terjerat kasus suap Meikarta, namun sejauh ini hal tersebut tidak berpengaruh signifikan untuk Pileg dan Pilpres mendatang, Hal ini diungkapkan Sekretaris Bappilu Partai Golkar Kabupaten Bekasi, Budiharta, Sabtu (29/12).

"Saya pikir terlalu naif juga kalau tidak berpengaruh, tapi hal itu tidak signifikan karena pemilih sekarang pemilih cerdas jadi dia akan memilih figur-figur yang dianggap oleh mereka ini bisa dipercaya untuk mewakili aspirasinya," ungkap dia.

Untuk itu, strategi yang telah dilakukan Partai Golkar Kabupaten Bekasi yakni menempatkan para Caleg yang merupakan tokoh di dapilnya masing-masing.

"Strategi yang kita lakukan yaitu menempatkan Caleg yang memiliki figur di dapilnya masing-masing, jadi diharapkan ini akan mendongkrak suara Partai Golkar," ujarnya.

"Kita fokus satukan visi untuk memenangkan pileg karena sudah intruksi dari DPP untuk merebut suara Golkar yang konon kabarnya hasil survei partai kita hanya 8%, kita punya beban moral untuk menaikkan survei," tambahnya.

Sementara, target suara untuk kursi DPRD Kabupaten Bekasi, kata pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan Masyarakat DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi ini, sebanyak 12 kursi.

"Untuk saat ini kita punya 10 kursi DPRD Kabupaten Bekasi, targetnya nanti 12 kursi. Kalau (DPRD) provinsi kita banyak figur di Kabupaten Bekasi, kita meminta mereka terjun lebih optomal  kemasyarakat karena kita akui untuk Caleg Provinsi kita kurang maksimal," bebernya.

Selain fokus untuk memenangkan Pemilihan Legislatif, pihaknya juga menekankan para caleg untuk juga menyosialisasikan pasangan Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Kami sebagai kader Partai Golkar yang mengusung Jokowi Amin sebagai Capres Cawapres kita punya tanggungjawab moral untuk memenangkan beliau, nanti Caleg dan kader akan paketkan dengan Presiden Wakil Presiden dan menghimbau agar setiap kampanyenya menyertakan pemenangan Presiden Wakil Presiden," tutupnya. (ely/martin).