Ratusan Kegiatan Gagal Lelang, Plt Bupati Bekasi Akan Evaluasi Kinerja SKPD

Iklan Semua Halaman

.

Ratusan Kegiatan Gagal Lelang, Plt Bupati Bekasi Akan Evaluasi Kinerja SKPD

Sku Metropolitan
Senin, 03 Desember 2018


METRO, BEKASI- Gagalnya  lelang  ratusan kegiatan yang dijukan oleh  Organiasai Perangkat Daerah (OPD) dinilai berdampak negatif pada penyerapan anggaran yang telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Bekasi tahun 2018.

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bekasi, Eka Supriatmaja mengatakan akan melakukan perbaikan evaluasi kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) atas banyak  kegiatan lelang yang gagal dilakukan sehingga berdampak pada rendahnya penyerapan anggaran. “Evaluasi kinerja SKPD Kabupaten Bekasi akan dilakukan lebih ketat,” tegas Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bekasi saat diwawancarai awak media, Kamis (29/11).

Kedepannya, Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bekasi berkeyakinan dengan melakukan evaluasi kinerja SKPD dirinya berkeyakinan penyerapan anggaran untuk tahun depan ( Red- APBD tahun 2019) akan lebih baik.

Sebelumnya, Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Bekasi, Yan Yan Akhmad mengatakan, bahwa  ratusan pengadaan barang yang diajukan oleh OPD banyak mengalami gagal lelang tahun anggaran 2018.

Lebih dari 800 paket kegiatan pengadaan barang milik OPD di anggaran APBD murni 2018 dinyatakan gagal lelang. Paket kegiatan yang diperkirakan mencapai ratusan miliar tersebut dipastikan masuk dalam sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) 2018. "Ada 800-an paket (yang gagal lelang). Itu dari Januari 2018 sampai saat ini,” kata Yan Yan saat diwawancari awak media, Rabu ( 28/11).

Selain di APBD murni, kegiatan gagal lelang juga muncul dari Anggaran Belanja Tambahan (ABT) 2018. Namun kata Yan Yan, jumlahnya tidak sebanyak yang ada di APBD murni. “Di ABT paling cuma beberapa aja yang gagal lelang. Karena kemarin kan penetapan DPA-nya aja tanggal berapa. Jadi kalau pekerjaan di atas satu bulan tidak akan terkejar pekerjaannya,” katanya.

“Mayoritas kegiatan gagal lelang pengadaan barang karena kalau kegiatan fisik melihat waktunya saja tidak cukup. Jadi alasan dari dinas karena waktu pengerjaan yang mepet sehingga tidak dilelang,” tambahnya.

Ratusan kegiatan pengadaan barang dinyatakan gagal lelang karena beberapa penyebab, di antaranya, kata Yan Yan, tidak ada penawaran atau tidak ada peserta lelang lolos kualifikasi yang sudah dibuat oleh pemerintah, ujar Yan Yan. (Ely/ Martinus)