Ratusan Massa Demo di UPT PUPR, BLP dan Dinas Rumkim

Iklan Semua Halaman

.

Ratusan Massa Demo di UPT PUPR, BLP dan Dinas Rumkim

Sku Metropolitan
Sabtu, 15 Desember 2018


DEPOK, METRO- Sejumlah massa yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Kinerja Aparatur Negara (LSM Penjara) Depok, melakukan aksi demo. Pendemo menuntut kenerja beberapa intansi yang membidangi pembangunan dinilai tidak sesuai dengan pelaksanaan di lapangan, yang menjurus terjadinya KKN pada pelaksanaan gelaran proyek.

Ketua DPC LSM Penjara, Kota Depok, M Tohir Baraba mengatakan aksi yang digelar estafet, titik awal aksi demo kita mulai dari Unit Pelayanan Teknis (UPT) III di Cilangkap, dari lokasi itu lanjut ke kantor Balaikota Depok, kantor UPT II di Beji, serta  kantor UPT I di wilayah Sawangan, Depok, katanya.
Menurutnya, tiga UPT di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR),Bagian Layanan Pengadaan (BLP) dan Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disrumkim), dianggap tidak becus menangani pekerjaan proyek di lingkungan pemerintahan Kota Depok tahun anggaran 2018. Kami mengharapkan, agar mengganti beberapa pejabat penting yang dinilai tidak paham tupoksi kerja yang di embannya. Adpun pejabat yang tidak layak menangani proyek pembangunan yakni, Kadis Rumkim, Dudi Miras, yang dianggap tidak paham kerjaan, Kepala BLP, Dadan, dituding tidak becus urus lelang,,Kabid Rumkim, Wandi dan tiga Kepala UPT Dinas PUPR yang kinerjanya di nilai buruk.

Selain itu, aksi ini minta agar dinas terkait mengcut off proyek jatuh tempo, blacklist kontraktor nakal, menghentikan ademdum akal- akalan di PUPR dan Rumkim dan minta di audit pekerjaan double anggaran.

Pengamatan wartawan dilapangan, aksi Demo di awali dari UPT 3 Tapos dan dilanjutkan ke beberapa titik Dinas terkait yakni ke BLP yang berkantor di Balai Kota dan di lanjutkan ke UPT 2  berkantor di Kec Beji dan UPT 1 Sawangan.

Massa yang ngumpul dalam aksi demo ini dipekirakan berkisar ratusan orang dan aksi inipun berjalan damai tanpa ada kericuan,mungkin karena aksi ini langsung di respon dengan baik oleh Manto dengan menemui peserta aksi .

Usai membacakan butir tuntutan, kordinator aksi Jamaludin langsung menyerahkan rilisnya kepada Manto selaku Kadis PUPR yang sudah menunggu di halaman gedung UPT dan moment ini mendapat perhatian dari para kuli tinta dengan sigap mengabadikanya.

Hersong, salah satu pemerhati pembangunan Kota Depok yang ikut dalam aksi Demo ini sangat mengapresiasi keberanian, Manto Jorgi, Kepala Dinas PUPR ini yang tidak menghindar dari massa, seperti pejabat lainnya, saya salut, ujarnya.

’’Ini adalah bentuk solidaritas dari anak bangsa agar pemerintah Kota Depok bisa memperbaiki kinerjanya kedepan, khususnya dinas yang menangani pekerjaan proyek’’,Ujar Hersong. ( Jalampong R )