Bupati H.M Harris Sodorkan Proposal Bernilai Rp 1,9 T

Iklan Semua Halaman

.

Bupati H.M Harris Sodorkan Proposal Bernilai Rp 1,9 T

Sku Metropolitan
Sabtu, 19 Januari 2019



PELELAWAN, METRO- Saat Menko Kemaritiman kunjungan ke Kabupaten Pelalawan bertempat di Kampus ST2P di Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, tidak sedikit anggaran pembiayaan pembangunan Infranstruktur daerah Kabupaten Pelalawan yang di sodorkan Bupati H.M. Harris kepada Mentri Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan besarnya mencapai Rp. 1,9 Triliun.

Proposal bernilai 1,9 Triliun yang disodorkan Bupati Harris ini kepada Luhut Binsar Panjaitan (Menko Kemaritiman) merupakan usulan bantuan pembiayaan pembangunan Infranstruktur di daerah Kabupaten Pelalawan-Riau.

Penyerahan proposal usulan tersebut, dilakukan Bupati HM. Harris setelah usai memberikan kata sambutan dalam penyambutan kunjungan Menteri Kemaritiman, Rabu (17/04/2019) di Kapus Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan (ST2P) yang kini nama sekolah itu telah di Launching pengubahan namanya menjadi Sekolah Teknologi Kelapa Sawit Indonesia.

Bupati Pelalawan H.M. Harris saat dikonfirmasi melalui Kepala Bappeda Kabupaten Pelalawan, Ir. Syahrul membenarkan kepada Metropolitan bahwa proposal yang bernilai 1,9 Triliun itu, merupakan proposal usulan biaya pembangunan Infranstruktur di Kabupaten Pelalawan.

“Benar, proposal yang diserahkan Bupati Pelalawan itu kepada Menteri Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan untuk biaya pembangunan pelabuhan Sokoi, biaya pembangunan Jalan Lintas Bono, Jalan Lintas Timur untuk alternatif dan Gedung Laboratorium Terpadu Kelapa Sawit Techno Park Pelalawan,” jelasnya.

Lanjut Syahrul menyampaikan, proposal yang di serahkan oleh Bupati Harris itu, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Penjaitan dalam respons nya berjanji dalam pidatonya untuk membicarakannya langsung kepada Bapak Presiden Joko Widodo.

Sementara itu, Bupati Pelalawan H.M Harris menjelaskan kepada sejumlah awak media terkait prosal tersebut, menurutnya proposal langsung direspon baik.

"Iya benar, atas respons Menko Kemaritiman Luhut Binsar Penjaitan tentang proposal itu. Lusa besok kita akan dipanggil di Jakarta guna membicarakan,” jelas Harris, singkat. ( Ajo Marbun )