Diduga Buang Limbah Beracun Karang Taruna Lakukan Aksi Demo

Iklan Semua Halaman

.

Diduga Buang Limbah Beracun Karang Taruna Lakukan Aksi Demo

Sku Metropolitan
Selasa, 15 Januari 2019


BEKASI METRO - Warga Desa Pantaimakmur dan Desa Segara Jaya melakukan aksi demontrasi di kawasan Marunda Center. Massa menggunakan perahu sambil membawa spanduk dari kali Muara Tawar menuju pembuangan limbah. Mereka menuntut stop pencemaran lingkungan dan stop pembuangan limbah.


Para pendemo adalah warga dari dua Desa yang  terkena imbas beroperasinya pabrik yang berada di Kecamatan Taruma Jaya Kabupaten Bekasi. Warga mengeluhkan karena limbah perusahaan  mencemari kali Muara Tawar dan memasuki ke Tambak tambak warga. Akibat limbah yang diduga bersumber dari Marunda Center, membuat warga geram dan mendataangi Perusahaan kamis (10/1) pukul 09,00.

Aksi demo dilaksanakan di perairan tempat keluarnya pembuangan limbah di Perairan Muara Tawar, dengan cara konvoi menggunakan perahu sebagai bentuk kepedulian Karang Taruna terhadap pengaduan masyarakat yang kerap terjadi dan banyak merugikan petani tambak dan nelayan. 

"Yang kami tahu, sering terjadi laporan pencemaran air laut yang mengalir ke tambak-tambak melalui sungai dan matinya ikan-ikan di laut dan tambak-tambak milik warga. Beberapa kali kami layangkan surat ke pihak Marunda Center, tapi tidak ditanggapi," jelas Syamsuri, Ketua Karang Taruna merangkap kordinator aksi.

"Ada beberapa petani tambak dan nelayan yang disodori surat pernyataan tidak ikut aksi ini yang tidak kami mengerti, padahal yang kami perjuangkan di sini adalah tindak lanjut pengaduan petani tambak dan nelayan yang tidak ditanggapi pihak Marunda Centre," ungkap Syamsuri 

Namun aksi ini mendapat perhatian serius dari Kepolisian Sektor setempat, hadir pada saat dilaksanakannya aksi unjuk rasa, Kapolsek Tarumajaya, AKP Agus Rohmat SH, bersama Kanit Intel Ipda Hary Purwoko. SH. Pihak Polsek berusaha meredam aksi tersebut dengan mengupayakan adanya mediasi kepihak Marunda Center, mengingat pemberitahuan aksi yang dilayangkan Karang Taruna kurang tepat sasaran.

Agus beralasan tidak adanya pemberitahuan ke Kepolisian Daerah (Polda), karena lokasi aksi tersebut masuk hingga ke wilayah perairan. "Tolong jangan ada krisis Kepercayaan terhadap kami. Kami sudah temui pimpinan perusahan dan pihak Marunda Center juga bersedia untuk membahas masalah itu," ucap Hari, Kanit Intel Polsek Tarumajaya kepada Karang Taruna Kecamatan Tarumajaya.

Hadir di lokasi titik kumpul aksi, jajaran dari Kepolisian Sektor Tarumajaya, Babinsa Koramil 02 Tarumajaya, intel Kodim, intel Korem dan terlihat juga dari Polres Metro Bekasi."(Hidayat/Doy).