Wali Kota Resmikan Dua Sekolah, Taman dan Balai Rakyat

Iklan Semua Halaman

.

Wali Kota Resmikan Dua Sekolah, Taman dan Balai Rakyat

Sku Metropolitan
Sabtu, 26 Januari 2019

Wali kota M Idris bersama OPD Kota Depok dan tokoh masyarakat

METRO, DEPOK- Wali Kota Muhammad Idris resmikan dua Sekolah,Taman dan balai rakyat, yang berlokasi di Kecamatan Beji, tepatnya Jl.Jawa, Perumnas, Depok Utara. Peresmian tersebut di fokuskan di Balai rakyat yang sudah rampung pembangunannya.

Kedua sekolah itu adalah SD Negeri 4 Beji dan SD Negeri 5 Beji yang letaknya berdekatan. Sementara taman yang diresmikan adalah taman yang berlokasi di Jl.Jawa, Beji Utara yang sempat  ramai dipertentangkan sebagian masyarakat. Pasalnya taman yag dibangun awalnya adalah lapangan bola, yang pencinta bola tidak ingin lapangan tersebut di jadikan taman.



Kini terjawab sudah,masyarakat yang dulunya mempertentangkan kehadiran pembangunan taman tersebut sudah bisa menerimanya,pasalnya taman yang dibangun kemamfaatanya  bukan saja untuk tempat bermain anak,namun bisa juga dipakai untuk tempat berolahraga bahkan untuk bermain  bola.
Hadir mendampingi Wali Kota dalam peresmian tersebut adalah Kadis Rumkim Dudi Miraz, Kadis DLHK Etty Nurhayati, Kadisdik M Thamrin,Camat beji, Kepala sekolah SDN Beji dan juga tokoh masyarakat.
Dalam pidatonya Wali Kota M Idris mengatakan bahwa dalam proses pelaksanaan pembangunan sering kali mendapat rintangan serta lika-liku dalam berbagai hal, namun demi kepentingan masyarakat secara luas, pemerintah Kota Depok akan tetap hadir dan mengutamakannya.Taman yang pembangunannya sudah rampung sekarang kegunaannya sudah bisa dimamfaatkan untuk tempat berolahraga, tempat bermain anak dan tempat berkumpul keluarga bahkan main bola. “Kedepan kami akan fokus membangun untuk fasilitas yang bermanfaat bagi masyarakat Depok,” tegas Idris.

Masyarakat sekitar sangat mengapresiasi pembangunan dua Sekolah, Taman dan Balai Rakyat, mereka mengucapakan banyak terima kasih kepada Pemkot terutama pembangunan taman yang bisa dipergunakan untuk olah raga, main bola, tempat bermain anak dan tempat berkumpul keluarga.

Di sisi lain Pengamat pendidikan UM Rajagukguk sangat menyayangkan gedung sekolah yang sudah rampung pembangunanya,namun tidak serta merta langsung bisa digunakan karena harus menunggu ketersediaan mebeler (meja bangku) sekolah. “Hal ini harus menjadi PR Pemerintah kedepan.Seharusnya ketika gedung sekolah sudah rampung pembangunannya sudah harus diikuti ketersediaan meja dan bangku ,percuma saja Gedung di resmikan tapi tidak bisa langsung digunakan karena ketidaktersediaan bangku dan meja”,imbuhnya. (Jalampong R)