Sanggar Tari Kembang Sore Indonesia Gelar Uji Kompetensi

Iklan Semua Halaman

.

Sanggar Tari Kembang Sore Indonesia Gelar Uji Kompetensi

Minggu, 24 Februari 2019



TULUNGAGUNG, METRO- Sanggar Tari Kembang Sore Cabang Tulungagung yang beralamat di Ds Sidorejo, Kecamatan Kauman,Kab Tulungagung, Sabtu (23/2/2019) menggelar Uji Kompetensi Siswa di GOR Lembupeteng,Tulungagung.
Gelar Uji Kompetensi berupa pentas Tahunan ini diikuti sebanyak 374 peserta.dan pada tahun ini merupakan uji kompetensi yang ke-32
Dalam kegiatan uji kompetensi ini juga diikuti oleh anggota Sanggar Tari Kembang Sore dari Kabupaten Kediri, Kabupaten Trenggalek dan Kabupaten Blitar. 
Menurut Ketua Sanggar Tari Kembang Sore Cabang Tulungagung,Aris Suparno kegiatan uji kompetensi dibiayai secara mandiri oleh wali siswa dan diharapkan menjadi momentum yang baik dalam mengembangkan aset budaya Bangsa.
 Lebih lanjut Aris juga menjelaskan dalam satu tahunnya sanggar tari kembang sore melakukan pentas semacam ini minimal sebanyak 34 kali, “ sedangkan pentas kali ini menampilkan 34 tari ciptaan sanggar tari Kembang Sore yang akan ditarikan oleh sekitar 374 siswa yang mengikuti uji kompetensi” , jelas Aris.
Sementara itu,Kharisma Galih Khastarini(32),salah satu pelatih tari dari sanggar tari kembang sore cabang Tulungagung mengatakan,bahwa dalam uji kompetensi siswa tari yang menjadi kriteria penilaian adalah "Wirogo,Wiromo, dan Wiroso".
"Penari terbaik dari setiap kelas akan mendapatkan piagam penghargaan dari sanggar tari kembang sore" ucap Galih.
Galih menambahkan,bahwa sanggar tari kembang sore sama seperti pendidikan pormal lainya yaitu setiap tahun mempunyai dua ujian semester yang dilaksanakan setiap enam bulan sekali.
"awal pelajaran pada bulan Oktober,enam bulan berikutnya adalah ujian semester ganjil dan enam bulan selanjutnya adalah ujian semester genap,"jelasnya.
Dia menambahkan,uji kompetensi siswa tari dari sanggar tari kembang sore diadakan setiap bulan Februari,hal itu merupakan bulan kelahiran dari pendiri sanggar tari kembang sore Bu Suhartiyah.
"Bulan Februari merupakan bulan kelahiran Bu Suhartiyah,pendiri sanggar tari kembang sore dan gelaran pentas tari ini sebagai bentuk penghormatan kepada pendiri sanggar sekaligus diadakan uji kompetensi," pungkas Galih.
Terpisah,Yuli(36) salah seorang wali siswa sanggar tari kembang sore mengatakan sangat mendukung putrinya untuk mengikuti uji kompetensi ini.dengan mengikuti uji kopentensi ini diharapkan dapat mengambil segi positifnya.
"Sanggar tari kembang sore cukup terkenal dan diakui secara nasional,sehingga saya merasa bangga anak saya bisa bergabung di sanggar tari kembang sore," ucap Yuli. (Sar)