DPC Partai Demokrat Kabupaten Bekasi Rapat Kordinasi Saksi

Iklan Semua Halaman

.

DPC Partai Demokrat Kabupaten Bekasi Rapat Kordinasi Saksi

Selasa, 26 Maret 2019



METRO,KAB.BEKASI - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Bekasi, menggelar rapat koordinasi saksi yang dihadiri para Calon Legislatif (Caleg) dari partai tersebut. Rapat tersebut digelar di kantornya, Selasa (26/3/2019).

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bekasi, Romli HM usai rapat tersebut mengungkapkan, partainya hingga kini masih kesulitan dalam merekrut saksi partai yang akan ditempatkan di tiap-tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) se-Kabupaten Bekasi

"Kita pengennya disemua TPS ada saksi, dari total sekitar 7900 TPS, hari ini baru 60-70% saksi yang terisi," bebernya.

Kesulitan dalam mencari saksi, kata dia, banyak terjadi di wilayah perumahan, selain itu juga sesuai aturan partainya diwajibkan saksi harus berdomisili di TPS yang ditempatkan.

"Kekurangan saksi itu kita sulitnya di perumahan, karena di perumahan itu biasanya cuek cuek aja. Walaupun banyak orang yang dukung kita tapi ogah jadi saksi, karena saksi itu akan bekerja 18 jam di TPS bisa sampai jam 1 malam," bebernya.

Soal perekrutan dan pembiayaan saksi, Romli mengaku hal tersebut dibebankan kepada Caleg Dewan Pewakikan Rakya Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi sesuai dengan instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat.

"Perekrutan saksi kita serahkan ke Caleg, karena Caleg yang punya kader dibawah yang tahu basis massanya dia. Itu memang instruksi dari DPP, tinggal caleg dalam satu dapil saling berkoordinasi penempatan saksi di TPS, juga mereka  berkoordinasi dengan PAC dan Ranting," beber pria yang juga menjabat sebagai Ketua Koni Kabupaten Bekasi ini.

Sementara, untuk caleg DPRD Provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) sumbangan yang diberikan untuk pengadaan saksi diserahkan langsung ke DPC Partai Demokrat, untuk kemudian dipergunakan menutup wilayah yang belum terisi saksi.

Kendati demikian, dengan kesulitan yang dihadapi pihaknya hanya mampu menargetkan 80% TPS se-Kabupaten Bekasi yang diisi saksi dari Partai Demokrat.(Ely/Martinus)