Peringatan Isra Mi'kraj, Plt Bupati Bekasi Ajak Hindari Berita Hoax

Iklan Semua Halaman

.

Peringatan Isra Mi'kraj, Plt Bupati Bekasi Ajak Hindari Berita Hoax

Kamis, 28 Maret 2019



METRO,KAB.BEKASI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menggelar peringatan Isra Mi'kraj Nabi Muhammad SAW, di halaman Kantor Desa Sindangmulya, Kecamatan Cibarusah, kamis (28/3).

Plt Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja yang membuka kegiatan ini mengatakan, pelaksanaan Isra Mi'kraj dilaksanakan di Cibarusah karena sebelumnya belum pernah menggelar kegiatan keagamaan tingkat Kabupaten Bekasi di wilayah selatan ini.

“Untuk itu, kali ini saya menyempatkan untuk menyapa masyarakat Kecamatan Cibarusah. Khususnya warga Desa Sindangmulya,” katanya SKU Metropolitan.

Eka menerangkan, pelaksanaan kegiatan ini bukan hanya untuk mempererat tali silaturahmi. Tapi juga untuk mendengar dan merasakan denyut nadi masyarakat.

“Sehingga aspirasi masyarakat jadi masukan bagi kami untuk pengambilan keputusan yang bermanfaat. Bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bekasi,” terangnya.

Hadirnya pemerintah di tengah masyarakat tentu sangat dibutuhkan. Karena dengan hadirnya pemerintah, maka rakyat akan merasa ada tempat untuk menyalurkan pikiran atau pendapat.

“Baik itu pemerintah di tingkat desa, kecamatan maupun kabupaten. Untuk itu saya menyerukan kepada segenap jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk meningkatkan kepekaan kita terhadap aspirasi masyarakat,” bebernya.

“Kepekaan inilah yang terasa amat penting bila dikaitkan dengan peringatan Isra Mi'kraj Nabi Muhammad SAW. Nabi Muhammad SAW Isra-nya adalah diperjalankan beliau dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa. Maka Isra-nya kita adalah bagaimana meningkatkan Hablumminanas sebagai sesama anak Bangsa Indonesia,” sambungnya.

Sedangkan Mi'kraj Nabi Muhammad, kata Eka, adalah dinaikkan dari Masjidil Aqsa ke Sidratul Muntaha untuk menerima ibadah salat. “Maka Mi'kraj-nya kita adalah salat itu sendiri dan ibadah yang lain, yang dapat meningkatkan habluminnallah kita kepada Allah SWT,” tambahnya.

Keseimbangan Habluminnanas dan Habluminnallah dalam setiap individu, kata Eka, semakin diperlukan di kehidupan berbangsa dan bernegara. Terlebih lagi, pada 17 April 2019 akan menghadapi Pemilu untuk memilih presiden dan wakil presiden, DPR, DPD, DPRD provinsi dan DPRD kota/kabupaten.

“Apabila kondisi kerohanian kita antara hubungan sesama masyarakat dan hubungan kita dengan sang Khalik berimbang, tentunya kita dapat menghindari berita-berita hoax yang marak terjadi di media sosial,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Eka juga mengajak masyarakat untuk menghindari isu SARA yang dapat memecah belah bangsa. “Sehingga kita dapat menciptakan situasi kondisi Kabupaten Bekasi yang makin aman dan kondusif,” imbaunya.

Maka dari itu, dia mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya dengan sebaik-baiknya di TPS. “Pilihlah pemimpin yang sesuai hati nurani masing-masing. Yang dapat membawa bangsa ini khususnya Kabupaten Bekasi menjadi lebih baik lagi di masa yang akan datang,” tukasnya.(Ely/Martinus).



[