Askab Lakukan Seleksi Terbuka

Iklan Semua Halaman

.

Askab Lakukan Seleksi Terbuka

Selasa, 23 April 2019



METRO,KAB.BEKASI - Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Bekasi melakukan seleksi terbuka calon pemain tim  sepakbola Persikasi Bekasi usia 23 yang akan bertanding di Liga 3. Dalam seleksi tersebut, sebanyak 187 orang calon pemain dibagi dalam 11 tim, masing-masing tim diadu skill dalam pertandingan satu kali 25 menit di Stadion Wibawa Mukti, Kelurahan Sertajaya, Kecamatan Cikarang Timur. Senin (22/4/2019).

Ketua Tim Seleksi Persikasi, Firmansyah menuturkan hasil dari seleksi tersebut telah dikerucutkan menjadi 49 Pemain. Nantinya pemain tersebut akan kembali diseleksi oleh manajemen Persikasi Bekasi.

Untuk kualitas pemain yang lolos seleksi, ia menilai masih perlu kerja keras yang lebih intensif untuk mendongkrak kemampuannya, karena para pemain tersebut dinilai kurang jam terbang.

"Memang masih belum sesuai harapan, mungkin karena minim jam terbang, kita harus akui di Kabupaten Bekasi ini belum memiliki kompetisi lokal yang mereka jalani. ini pekerjaan yang berat juga ketika nantinya pelatih menyusun tim," beber dia.

"Kita berkaca di Jawa barat, di Bandung itu untuk kompetisi usia itu sudah berjalan, mereka sudah terbiasa dengan turnamen uji coba, kita belum. Sehingga pemain yang telah lolos seleksi ini butuh fokus lebih, kita juga harus kerja keras dalam membentuk tim. Sebenarnya kalau waktunya lebih panjang mungkin hasilnya bisa memuaskan. Jadi untuk menyambut liga 3 kita hanya memaksimalkan aja targetnya, tergantung nantinya pelatih club Persikasi seperti apa membina pemain yang ada," beber eks pemain timnas ini.

Kendati demikian, pihaknya masih memiliki asa dengan tim yang ada, mengingat terdapat beberapa pemain yang masih didominasi oleh tim lama, eks Pekan Olahraga Daerah (Porda) 2018 dan beberapa pemain dari Eks Persikasi Liga 3 2018 Jawa Barat.

"Bila dipersentasikan 60 persen peserta sudah berpengalaman. 40 persen lainnya, masih belum. Tapi, kita tetap seleksi dan tetap mencari poin penting yang bisa dimaksimalkan," tutupnya. (Ely/Martinus)