Bupati Umar Ahmad Pimpin Upacara Memperingati HUT ke-10 Kabupaten Tubaba

Iklan Semua Halaman

.

Bupati Umar Ahmad Pimpin Upacara Memperingati HUT ke-10 Kabupaten Tubaba

Sku Metropolitan
Kamis, 04 April 2019


TULANGBAWANG BARAT, METRO- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) kabupaten Tulangbawang Barat yang ke-10 Bupati Umar Ahmad, SP secara langsung memimpin upacara. Kegiatan digelar di lapangan kantor bupati di tiyuh Panaragan kecamatan Tulangbawang Tengah kabupaten setempat, Kamis (4/4/2019).

Dalam sambutannya Wakil Ketua I DPRD kabupaten Tulangbawang barat Yantoni menuturkan, Sejarah pemekaran Kabupaten Tulang Bawang berawal dari luasnya wilayah kabupaten Tulang Bawang yang mencakup 6.851,32 km2 dengan jumlah penduduk pada tahun 2007 berjumlah 860.854 jiwa, terdiri atas 28 kecamatan, hal tersebut memiliki potensi yang dapat dikembangkan untuk mendukung peningkatan penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Dalam rangka memperpendek rentang kendali pemerintahan, mempercepat proses pembangunan dan pelayanan masyarakat, melalui aspirasi masyarakat yang menginginkan agar eks Wilayah Kecamatan Panaragan ditingkatkan menjadi Kabupaten Daerah Otonom, diaktualisasikan dalam Sidang Paripurna II DPRD Kabupaten Tulang Bawang tahun 2003.

Melalui rangkaian rapat baik yang dilaksanakan di Kantor Camat Tulang Bawang Tengah, Balai Kampung Panaragan, dan kediaman para tokoh masyarakat, maka Tim Formatur melalui Surat Keputusan Nomor 001/TF-P4KP/08/2005 tanggal 08 Agustus 2005 membentuk Panitia Petaksana Persiapan Pemekaran Kabupaten eks Kecamatan Panaragan (P4KP) yang diketui oleh Hi. M. Sholeh Sulaiman.

Pada tanggal 20 Agustus 2005 Bertempat di Balai Kampung Panaragan Jaya dilaksanakan Deklarasi Persiapan Pemekaran Kabupaten eks Kecamatan Panaragan. Kemudian pada tanggal 30 Agustus 2005 rapat Panitia Pelaksana Persiapan Pemekaran Kabupaten eks Kecamatan Panaragan (P4KP) memutuskan nama Kabupaten yang akan dibentuk yaitu Kabupaten Tulangbawang Barat.Panitia Pelaksana Pemekaran Kabupaten Tulang Bawang Barat (P4KTB).

"Melalui surat P4KTB Nomor : 100/02/P4KTB/2005 tanggal 09 September 2005, disampaikan usulan Pemekaran/Pembentukan Kabupaten Tulangbawang Barat kepada Bupati Tulang Bawang dengan tembusan Menteri dalam Negeri, DPR RI,DPD RI,Gubemur Lampung dan DPRD Provinsi Lampung.” Ucapnya.

” Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Lampung Nomor 33 Tahun 2007 tanggal 26 September 2007 tentang Persetujuan Pembentukan Kabupaten Tulangbawang Barat.Surat Bupati Tulang Bawang Nomor 130118/l.01ltb12008 tanggal 12 Februari prihal Dukungan Dana Penyelenggaraan Pemerintah dan Pembiayaan Pemilihan Kepala Daerah.

Keputusan Gubernur Lampung Nomor G/115/B.lI/HKI2008 tanggal 25 Maret 2008 tentang Persetujuan Pembentukan dan Pemberian Dana Bantuan Penyelenggaraan Pemerintahan Calon Daerah Otonomi Baru Kabupaten Mesuji dan Kabupaten Tulangbawang Barat, dan Surat Pernyataan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Lampung Nomor 160/379I13.01I2008 tanggal 9 April 2008 tentang Persetujuan Dukungan Dana dan Pembiayaan Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pilkada di Kabupaten Kabupaten Mesuji dan Tulang Bawang Barat.” Terusnya

Pada tanggal 03 April 2009 Menteri Dalam Negeri atas nama Presiden Republik Indonesia meresmikan Kabupaten Tulang Bawang Barat di Jakarta, sekaligus melantik Pejabat Bupati Tulangbawang Barat yang Pertama Hi. Syaifullah Sesunan, SH, MM.selanjutnya Gubernur Lampung atas nama Menteri Dalam Negeri pada tanggal 19 Oktober 2009 melantik Hi. Bachtiar Basri, SH, MM menjadi Pejabat Bupati Tulangbawang Barat menggantikan Hi. Syaifunah Sesunan, SH, MM.” Ungkapnya.

“Kepemimpinan Kabupaten Tulangbawang Barat dilanjutkan oleh Ir. Hanan A.Rozak, MS.yang dilantik Oleh Gubernur Lampung di Panaragan Jaya berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131-18-530 tahun 2011 tanggal 08 Juli 2011.” Pada tanggal 28 September 2012 menjadi tonggak Sejarah Kepemimpinan Kabupaten Tulangbawang Barat dengan dilaksanakannya pilkada langsung menghasilkan pemenang pilkada pasangan Bachtiar Basri- Umar Ahmad, SP, dan dilantik oleh gubernur lampung melalui sidang paripurna istimewa DPRD Tubaba pada tanggal 14 November 2011.

Selanjutnya pada tanggal 23 Juni tahun 2014 gubernur lampung atas nama presiden RI melantik Umar Ahmad menjadi bupati sisa masa jabatan tahun 2011-2016. Dan pada tgl 18/08/2014 gubernur lampung lampung melantik Fauzi Hasan, SE, MM menjadi wakil bupati Tubaba. Masa jabatan 2011-2016.

“Saat menjelang pilkada tahun 2017 Mendagri berdasarkan SK nomor: 131.18-10115 tahun 2016 mengangkat Drs. Adeham , M.Pd menjadi pejabat bupati Tubaba pada tanggal 14 Nopember 2016,” lanjutnya.

Dengan terpilihnya bupati dan wakil bupati pasangan Umar Ahmad, SP – Fauzi Hasan, SE, MM pada pilkada serentak yang lalu,sehingga pada tanggal 25 mei 2017 gubernur lampung melantik umar ahmad, SP sebagai bupati dan Fauzi Hasan, SE.,MM Sebagai wakil bupati Tubaba periode 2017-2022.

Saat ini kabupaten Tubaba telah berusia 10 tahun dan menunjukkan perkembangan pembangunan yang siqnifikan. Baik pembangungan infrsastruktur jalan, jembatan maupun pembangunan SDM dan sosial kemasyarakatan lainnya. Sehingga masyarakat kabupaten Tulangbawang barat telah merasakan hasil pembangunan yang dicapai oleh pemerintah kabupaten Tulangbawang Barat.(ADV)